Menko Polkam Minta Masyarakat Tenang dalam Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden

0
FOTO: Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman. (ist)
FOTO: Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman. (ist)

LEGIONNEWS.COM – Mantan Kapolri dan Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal Listyo Sigit Prabowo ditetapkan sebagai tersangka oleh Mabes Polri. Penetapan tersangka itu Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman angkat bicara.

Selain eks Kapolri, Sejumlah jenderal polisi lainnya ikut ditetapkan sebagai tersangka dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Dudung menegaskan situasi keamanan dan ketertiban nasional tetap terjaga dengan baik di tengah berkembangnya berbagai dinamika dan informasi di masyarakat, khususnya melalui media sosial.

Advertisement

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta terus menjaga persatuan dan stabilitas nasional.

“Kami ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa situasi keamanan dan ketertiban nasional tetap terjaga dengan baik. Masyarakat tidak perlu resah dan khawatir,” kata Dudung dalam keterangan resmi Kemenko Polkam RI pada Rabu (4/11/2026).

Ia menjelaskan dinamika yang terjadi di internal Polri merupakan bagian dari proses dalam kehidupan sebuah organisasi besar.

Kondisi tersebut, kata dia, sekaligus menjadi momentum untuk terus melakukan pembenahan dan penguatan institusi agar semakin profesional serta mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal.

“Dinamika yang terjadi di internal Polri merupakan bagian dari proses dalam kehidupan sebuah organisasi besar, sekaligus momentum untuk terus melakukan pembenahan dan penguatan institusi,” imbuh Dudung.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh proses yang berlangsung tetap berpedoman pada ketentuan hukum dan prinsip profesionalitas, transparansi, serta keadilan.

Pemerintah, kata dia, juga terus memberikan perhatian terhadap perkembangan situasi guna memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terpelihara.

“Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh proses berjalan sesuai hukum, secara profesional, transparan, dan berkeadilan,” kata Dudung.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyikapi berbagai perkembangan secara bijaksana, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh masyarakat mengedepankan persatuan dan kebersamaan demi menjaga situasi nasional tetap aman dan damai.

“Mari kita tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta terus menjaga persatuan dan kebersamaan. Insya Allah, dengan kedewasaan dan kebersamaan kita semua, Indonesia akan tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya. (*)

Advertisement