Memanas Lagi, Asrama Mahasiswa Luwu Raya Dilempar Bom Molotov, IKA IPMIL: Polisi Harus Selesaikan

135
Advertisement

MAKASSAR||Legion-news.com Penyerangan asrama mahasiswa Luwu Raya di Kota Makassar, Rabu, (7/4/2021) menggunakan bom molotov mendapat kecaman dari IKA Alumni IPMIL Raya.

Melalui Presidium IKA Ipmil Raya Kabupaten Luwu Timur Rudi Rusli, ia mendesak kepolisian agar segera menyelesaikan kasus tersebut.

“Pertama kami mengecam tindakan teror ini yang sangat tidak layak dibiarkan. Mengakibatkan kerusakan tentu tindakan penyerangan dengan bom molotov tidak bisa lagi ditolerir.” ungkap Rudi kepada awak media, Rabu, (7/4/2021).

“Sebagai senior yang pernah berkecimpung di organisasi ini tentu berharap kepolisian bisa mengusut tuntas kasus ini sampai ke akar-akarnya.” tuturnya.

Bang Rudi, akrabnya disapa menuturkan, siapapun pelaku dibalik aksi teror ini tidak boleh didiamkan.

“Kalau aksi teror seperti ini saja didiamkan maka tidak menutup kemungkinan akan ada teror lebih besar lagi di Kota Makassar dan entah siapa yang akan mengalaminya.” tegas dia.

“Maka dari itu saya berharap kepolisian serta pemerintah kota Makassar bisa mengambil langkah tegas terkait masalah ini.” tutup mantan ketua umum PB IPMIL Raya ini.

Terpisah, Presidium IKA IPMIL Raya Darsan Dappi ikut mengecam aksi tak terpuji tersebut.

“Mewakili IKA IPMIL Raya sangat mengecam keras tindakan bom molotov terhadap asrama mahasiswa ipmil di jl .kijang yang dilakukan oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab apapun motifnya.” sebutnya.

“Saya juga meminta adik-adik di Makassar serta jajaran PB IPMIL Raya agar tetap menjaga diri serta menahan diri terkait kejadian ini, serahkan sama kepolisian semua.” tutupnya.

Diketahui, asrama mahasiswa yang terletak di Jalan Kijang tersebut adalah sekretariat PB IPMIL Raya.

PB IPMIL Raya adalah organisasi kedaerahan yang meliputi wilayah Luwu, Palopo, Luwu Utara dan Luwu Timur.(*)