Komisaris PND Sambut Kebijakan Prabowo KPR 6%, Anshar: Perkuat Akses Masyarakat Miliki Rumah

0
Ket Foto: Ketua Umum Logis 08, Anshar Ilo (Ist)**
Ket Foto: Ketua Umum Logis 08, Anshar Ilo (Ist)**

JAKARTA – Kebijakan Presiden Prabowo Subianto menyiapkan skema baru Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi dengan bunga murah mendapat sambutan positif dari Komisaris PT Propernas Nusa Dua (PND) Anshar.

Anshar menilai kebijakan tersebut menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperluas akses masyarakat untuk memiliki hunian, sekaligus memperkuat daya beli dan menggerakkan sektor perumahan nasional.

“Kami menyambut baik kebijakan yang disiapkan Presiden Prabowo. Skema KPR bersubsidi dengan bunga yang lebih terjangkau tentu akan semakin membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memiliki rumah,” ujar Anshar, Senin (04/10).

Advertisement

Pemerintah sebelumnya mengumumkan tengah mematangkan skema KPR bersubsidi baru bagi masyarakat berpenghasilan tetap dengan penghasilan sekitar Rp17 juta per bulan. Dalam skema tersebut, masyarakat dapat memperoleh KPR dengan bunga 6 persen untuk rumah dengan harga hingga Rp500 juta.

Kebijakan itu dibahas dalam rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/9/2026). Pemerintah menargetkan regulasi teknis berbagai program tersebut dapat disiapkan pada kuartal IV 2026 untuk kemudian dilaksanakan pada 2027.

Menurut Anshar, kebijakan ini memiliki dampak luas karena tidak hanya menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi melalui industri konstruksi, properti, bahan bangunan hingga penciptaan lapangan kerja.

“Program perumahan memiliki efek berganda bagi perekonomian. Ketika masyarakat mendapatkan akses pembiayaan yang lebih ringan, pembangunan rumah meningkat, sektor konstruksi bergerak, tenaga kerja terserap dan berbagai industri pendukung ikut tumbuh,” katanya.

Anshar mengatakan, arah kebijakan pemerintah tersebut juga sejalan dengan peran PT Propernas Nusa Dua sebagai bagian dari ekosistem perumahan nasional dan anak perusahaan Perum Perumnas yang bergerak di bidang pengembangan perumahan.

Menurutnya, perusahaan di lingkungan BUMN memiliki posisi strategis untuk mendukung arah kebijakan pemerintah, dengan tetap mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik serta penyediaan hunian yang terjangkau dan berkualitas.

“Ini momentum yang perlu kita sambut dengan kesiapan. Kami melihat pentingnya perusahaan di lingkungan BUMN terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung arah kebijakan pemerintah, termasuk melalui penyediaan hunian yang berkualitas, terjangkau dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Anshar.

Ia menambahkan, program KPR bersubsidi dengan bunga murah juga dapat menjadi instrumen penting dalam mendukung agenda strategis nasional di bidang perumahan.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan sinergi antara pemerintah, pengembang, perbankan, lembaga pembiayaan dan masyarakat sehingga kebijakan yang telah disiapkan benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana kebijakan ini benar-benar berdampak kepada masyarakat. Pemerintah sudah memberikan arah dan stimulus, selanjutnya sinergi seluruh stakeholder menjadi penting agar program perumahan ini dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” tambahnya.

PT Propernas Nusa Dua merupakan bagian dari anak perusahaan Perum Perumnas bersama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I. Perusahaan tersebut terlibat dalam pengembangan kawasan perumahan, termasuk Kota Mandiri Bekala di Sumatera Utara. (**)

Advertisement