
LEGIONNEWS.COM – MALILI, Konektivitas antarpermukiman merupakan faktor penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian di kawasan transmigrasi. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Kawasan Transmigrasi Mahalona bersama Dinas Transmigrasi Kabupaten Luwu Timur meninjau proyek peningkatan jalan penghubung Satuan Permukiman 3 (SP3) dan Satuan Permukiman 1 (SP1) di Kawasan Transmigrasi Mahalona, Luwu Timur.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya melihat peran infrastruktur dalam menunjang aktivitas masyarakat sekaligus mendukung pengembangan potensi wilayah. Jalan yang memadai memiliki peran strategis dalam memperlancar mobilitas penduduk, distribusi hasil pertanian, serta akses menuju berbagai fasilitas dan pusat kegiatan ekonomi.
Dalam peninjauan, tim berkesempatan untuk melihat secara langsung pentingnya konektivitas antarwilayah satuan permukiman dalam mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat di Kawasan Transmigrasi Mahalona.
Sumarianto selaku Kepala Bidang Pengembangan Kawasan Transmigrasi menjelaskan peningkatan jalan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga dengan upaya memperkuat keterhubungan antarsatuan permukiman dan mendukung produktivitas masyarakat.
“Dengan akses yang lebih baik, diharapkan mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian dapat berjalan lebih lancar. Kami berharap pembangunan infrastruktur seperti ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menunjang perkembangan Kawasan Transmigrasi Mahalona,” jelas Sumarianto.
Ketua Tim Ir. Regita Faridatunisa Wijayanti S.T., M.T., M.Sc., menjelaskan bahwa masyarakat di kawasan ini membutuhkan akses jalan yang mendukung keterhubungan antarwilayah.
“Infrastruktur jalan yang memadai berpotensi membuka akses yang lebih luas terhadap pelayanan publik dan peluang usaha. Di sektor pertanian, peningkatan kualitas jalan merupakan pendukung dalam proses pengangkutan hasil produksi,” jelas Regita.
Peninjauan proyek peningkatan jalan SP3–SP1 ini adalah bagian dari perhatian terhadap pembangunan infrastruktur yang mendukung perkembangan Kawasan Transmigrasi Mahalona.
“Melalui peninjauan ini, diharapkan pembangunan infrastruktur jalan di Kawasan Transmigrasi Mahalona dapat mendukung peningkatan aksesibilitas antarwilayah,” tutup Regita.
Peninjauan proyek peningkatan jalan penghubung SP3–SP1 tersebut dilaksanakan di Kawasan Transmigrasi Mahalona, Kabupaten Luwu Timur, Jumat, 23 Oktober 2026.(*/mir/rgt)
























