Terekam di CCTV Kapen Kopassus Pastikan Perwira Muda Gugur Akibat Pistol Meledak di Gudang Senjata

0
FOTO: Letda Inf Jihad Ahmad Al Rasyid saat akan dikirim ke Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Minggu (25/10). (ist)
FOTO: Letda Inf Jihad Ahmad Al Rasyid saat akan dikirim ke Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Minggu (25/10). (ist)

LEGIONNEWS.COM – Kepala Penerangan (Kapen) Kopassus Kolonel Inf Indra Mardianto membantah tudingan tewasnya perwira muda Letda Inf Jihad Ahmad Al Rasyid akibat ditembak.

Kemudian, Markas Besar Kopassus meluruskan informasi keliru yang beredar luas di media sosial.

Indra Mardianto menegaskan, perwira muda yang berdinas di Batalion 26 Grup Kopassus tersebut gugur karena kecelakaan murni akibat pistol meledak di gudang senjata pada Sabtu (24/10) siang.

Advertisement

Letda Jihad Ahmad al-Rasyid berdinas di satuan elite TNI AD, Kopassus, Ia adalah anggota Grup 6 yang bermarkas di Surakarta, Solo, Jawa Tengah.

Kepala Penerangan Kopassus itu menjelaskan pistol meledak akibat kelalaian dan ketidaksengajaan.

Ia juga membantah pemberitaan yang menyebut Jihad ditembak oleh rekan sejawatnya.

Indra Mardianto mengatakan, berdasarkan rekaman CCTV, Letda Jihad Ahmad meninggal dunia karena ledakan pistol.

Itu kejadiannya di gudang senjata, pistol meledak, murni unsur kelalaian dan ketidaksengajaan, semua terekam di CCTV,” ucap Indra dikutip dari Kompas.com, Senin (26/1/2026).

“Mengenai kejadian tersebut memang terjadi korban meninggal dunia, namun secara kronologis tidak demikian seperti yang disebutkan dalam berita tewas ditembak,” kata dia.

Indra tidak menjelaskan lebih lanjut ketika ditanya mengenai penyebab pistol tersebut meledak maupun kronologi detail dari kematian Letda Jihad Ahmad.

Kasus tersebut rencananya dilimpahkan ke Detasemen Polisi Militer (Denpom) Surakarta untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

“Rencana dari Ankum besok diserahkan kepada Denpom Surakarta. Keduanya berdinas sebagai Pa Yon 26,” ujar Indra.

Saat ini Jenazah Letda Jihad telah tiba di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Minggu (25/10), dan dimakamkan di Taman Makam Bahagia Sorong. (*)

Advertisement