LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, Status story media sosial karyawan PDAM Makassar tuai sorota oleh lembaga anti korupsi.
Dari gambar hasil tangkapan layar dari story media sosial yang diterima awak media, terdapat 1 pejabat dan karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Makassar yang mengunggah story di media sosial miliknya menarasikan “Badai Biru”.

Dari internal PDAM Makassar disebutkan, Karyawan dan Karyawati pada perusahaan daerah tersebut diminta untuk menggunakan baju biru dengan hastag “Kita Kasih Biru Sulsel”.
Terkait hal itu, Awak media mengkonfirmasi anggota Komisi B DPRD Makassar, Basdir, SE. Rabu malam (7/10/2026).
Politisi PKB itu mengatakan aparatur pemerintahan termasuk perusahaan daerah (perusda) untuk tidak secara terang terangan berpolitik praktis, Apalagi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

“Kita hargai dan hormati keputusan pak wali untuk melanjutkan karir politiknya di partai mana pun, itu tentu menjadi hak beliau,” ujar Basdir, Rabu malam.
“Namun kami meminta kepada aparatur pemerintahan termasuk perusahaan daerah untuk tidak secara terang terangan berpolitik praktis, apalagi pimpinan OPD maupun perusahaan daerah tersebut memaksakan bawahannya untuk terlibat politik praktis,” lanjut Basdir.
“Termasuk postingan di media sosial, hal tersebut justru akan merusak kredibilitas pak appi,” katanya menambahkan.
Basdir pun akan menegur dan mengingatkan oknum pejabat dan karyawan PDAM Makassar.
“Selaku anggota DPRD tentu kami akan menegur dan mengingatkan oknum tersebut,” ucapnya.
Dari pantauan awak media, Salah satu yang mengunggah postingan tersebut disebut sebut kepala produksi PDAM Makassar.
Dari unggahannya itu, Kepala Produksi PDAM Makassar, Mengunggah foto dirinya bersama Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua Umum DPP Partai Demokrat.
Dua foto karyawan PDAM Makassar lainnya, Dalam unggahannya terdapat tulisan “Blue Team”.
Sebelumnya beredar foto pelaksana tugas (Plt) Direktur Umum (Dirum) PDAM Makassar di berbagai grup WhatsApp menarasikan “Kita Kasih Biru Sulsel”.
Terkait hal tersebut, Awak media telah menghubungi Humas PDAM Makassar, Hasan Boy. Namun hingga berita ini diterbitkan belum ada penjelasan resmi dari pihak PDAM Makassar. (LN)

























