Jadi Guru Besar, Prof. Dr. Sri Susyanti Nur: Urgensi Bank Tanah

0
FOTO: Prof. Dr. Sri Susyanti Nur, S.H., M.Hum., Mengikuti prosesi penerimaan anggota Dewan Profesor di Ruang Senat Lantai 2, Gedung Rektorat, Kampus Unhas Tamalanrea. Senin (28/09/2026)
FOTO: Prof. Dr. Sri Susyanti Nur, S.H., M.Hum., Mengikuti prosesi penerimaan anggota Dewan Profesor di Ruang Senat Lantai 2, Gedung Rektorat, Kampus Unhas Tamalanrea. Senin (28/09/2026)

LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, Universitas Hasanuddin memberi gelar guru besar kepada Prof. Dr. Sri Susyanti Nur, S.H., M.Hum.

Prof. Dr. Sri Susyanti Nur, S.H., M.Hum., Mengikuti prosesi penerimaan anggota Dewan Profesor di Ruang Senat Lantai 2, Gedung Rektorat, Kampus Unhas Tamalanrea. Senin (28/09/2026)

Prof. Dr. Sri Susyanti Nur, S.H., M.Hum.

Advertisement

Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Bank Tanah ini menyajikan pidato penerimaan berjudul: “Urgensi Bank Tanah dalam Menjamin Ketersediaan Tanah untuk Pembangunan Berkelanjutan yang Berkeadilan Agraria.”

Prof. Sri Susyanti menegaskan bahwa keadilan atas tanah tidak cukup diwujudkan melalui penyusunan peraturan yang semakin rinci. Keadilan membutuhkan keteguhan moral dalam pelaksanaannya serta tata kelola pertanahan yang transparan dan akuntabel.

Lebih lanjut Prof Sri Susyanti dalam hasil penelitiannya menawarkan sejumlah langkah strategis, antara lain penguatan regulasi berbasis prinsip keadilan agraria, pengembangan sistem informasi pertanahan berbasis teknologi digital, pengawasan publik yang efektif, serta integrasi kebijakan Bank Tanah dengan agenda reforma agraria, ketahanan pangan, dan pembangunan berkelanjutan.

“Tanah bukan sekadar persoalan administrasi pertanahan. Cara suatu bangsa mengelola tanah, mendistribusikannya, dan menjaganya bagi generasi mendatang menjadi bagian dari gambaran keadilan sekaligus menentukan arah peradaban yang ingin diwariskan,” kata Prof. Sri.

Advertisement