Untuk Profesionalisme Perusahaan Plat Merah: Pentingnya Internal PDAM Jabat Direktur Teknik

0
FOTO: Logo PDAM (ist) 
FOTO: Logo PDAM (ist) 

LEGIONNEWS.COM – RUBRIK, Pengisian jabatan direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dari kalangan internal dinilai memberikan keuntungan berupa pemahaman mendalam terhadap operasional teknis dan karakteristik kultural perusahaan tanpa perlu masa adaptasi yang panjang.

Keuntungan Direktur dari Internal

Paham Teknis: Sudah tahu cara urus pipa, pompa, dan aliran air ke warga.

Advertisement

Kenal Budaya Kerja: Sudah dekat dengan sesama pegawai dan tahu cara atur tim.

Tanpa Masa Adaptasi: Bisa langsung kerja cepat tanpa tunggu waktu lama untuk kenal situasi.

Hemat Waktu: Proses pilih tidak perlu dari nol karena rekam jejak sudah jelas.

Keuntungan Direktur Teknik dari Internal PDAM

Pertama; Paham Teknis, Sudah tahu cara urus pipa, pompa, dan aliran air ke warga.

Kedua; Kenal Budaya Kerja: Sudah dekat dengan sesama pegawai dan tahu cara atur tim.Tanpa Masa Adaptasi: Bisa langsung kerja cepat tanpa tunggu waktu lama untuk kenal situasi. Hemat Waktu: Proses pilih tidak perlu dari nol karena rekam jejak sudah jelas.

Pengisian jabatan direktur PDAM teknik dari pegawai internal sangat baik dan penting, karena mereka sudah paham cara kerja mesin, masalah air, dan budaya kerja di dalam perusahaan. Mereka tidak perlu waktu lama untuk belajar lagi dari awal.

Melihat rekam jejak kalangan internal di jabatan Direksi PDAM Makassar dari masa ke masa (2004 – 2026).

PDAM Makassar pertama kali didirikan pada tahun 1924 oleh pemerintah Hindia Belanda dengan nama awal Waterledjing atau Gemeente Waterleidingbedrijf.

Instalasi pengolahan air pertamanya mulai dibangun di jalan DR. Sam Ratulangi, Saat itu kapasitas produksi terpasang 50 l/d. Di tahun 1937 ditingkatkan menjadi 100 l/d.

Air baku diambil dari Sungai Jeneberang terletak 7 km disebelah selatan kota, dipompa melalui saluran tertutup ke Instalasi Ratulangi.

Pada tahun 1976, Berubah status resmi menjadi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kotamadya Ujung Pandang, Sekarang Kota Makassar.

Saat ini perusahaan plat merah milik pemerintah Kota Makassar itu diisi oleh 4 (empat) orang Direksi.

Yaitu; Direktur Utama, Direktur Keuangan, Direktur Umum dan Direktur Teknik; Menangani bidang operasional dan jaringan air bersih.

Ringkasan Pejabat Direksi PDAM Makassar Tahhun 2004 Hingga 2026.

Periode 2004-2007:

Ridwan Musagani (Dirut)
Rasyid Kasinong (Dirtek – Internal)
Renan Indra (Dirum/Dirkeu -Internal)

Periode 2007 – 2011;

Tajuddin Noer (Dirut)
Gunyamin (Dirkeu-Internal)
Hamzah Ahmad (pengganti)
Hasanuddin Baso (Dirum-Internal)
Rachmansyah (Dirtek -Internal)

Periode 2011-2015;

Hamzah Ahmad (Dirut)
Muh. Akbar (Dirum)
Hasanuddin Baso
(Dirtek – Internal)
Asfar Ali (Dirkeu -Internal)

Periode 2015-2019;

Haris YL (Dirut)
Asdar Ali (Dirum-Internal)
Irawan Abadi (Dirkeu-Internal)
Kartia Bado (Dirtek -Internal)

Periode 2019-2021

Hamzah Ahmad (Dirut)
Imran Adnan (Dirtek-internal)
Asdar Ali (Dirkeu-Internal)
Sulprian (Dirum)

Periode 2022-2025

Beni Iskandar (Dirut)
Asdar Ali (Dirtek -Internal)
Indira Mulyasari (Dirum)
Aiman Adnan (DirPal)

Periode 2024-2026;

Pelaksana tugas (Plt) Direksi dijabat Hamzah Ahmad (Eksternal) 2024-2025.

Hamzah Ahmad digantikan Andi Syahrum, Yang juga menjabat sebagai Dewan Pengawas, (Eksternal) sebagai Plt Dirut PDAM Makassar, Pada April 2026 lalu.

Plt Direktur Umum yang juga menjabat sebagai Dewan Pengawas, Taufiq Aris (Eksternal)

Plt Direktur Keuangan, Wirda Fauzah (Eksternal).

Ketiganya menjabat sejak 19 April 2026 dengan masa tugas hingga 19 Oktober 2026 mendatang.

Pengisian jabatan direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dari kalangan internal dinilai memberikan keuntungan berupa pemahaman mendalam terhadap operasional teknis dan karakteristik kultural perusahaan tanpa perlu masa adaptasi yang panjang. (LN)

Advertisement