
LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, Organisasi Karang Taruna Kota Makassar tengah membuat inovasi pengelolaan sampah organik mandiri di tingkat rumah tangga atau dikenal dengan istilah Teba.
Langkah Karang Taruna ini dalam rangka membantu program pemerintah kota (Pemkot) Makassar dalam pilah sampah.
Muhammad Zulkifli, Ketua Karang Taruna Kota Makassar saat dihubungi awak media mengatakan pihaknya 4 titik yang berada di wilayah RW 2, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Tamalanrea.

“Saat ini tengah berjalan ada di 4 titik, Satu titik 3 cincin di wilayah RW 2,” ungkap Ketua Karang Taruna Kota Makassar, Rabu (12/8)
Zulkifli yang juga alumni fakultas teknik sipil Universitas Muslim Indonesia Makassar itu mengatakan Karang Taruna juga tengah menyiapkan tandong 3000 liter untuk teba raksasa.
“Untuk teba raksasa saat tengah dalam penggalian itu untuk untuk tandong ukuran 3000 liter, Selain itu juga ada ukuran 2000 liter semua tengah dipersiapkan,” katanya.
Dikatakannya, Saat ini pemasangan teba masih di sekitar wilayah Kecamatan Tamalanrea. Program pilah sampah ini telah lama di programkan pemerintah kota Makassar sebelumnya.
Program pilah sampai ini mulai digaungkan oleh pemerintah pusat era pemerintahan Prabowo Subianto dalam menangani permasalahan sampah nasional yang dinilai sangat memprihatinkan.
Program pilah sampah adalah gerakan memisahkan sampah dari sumbernya seperti rumah tangga, kantor, atau sekolah berdasarkan jenisnya untuk mengurangi volume sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) serta mendukung proses daur ulang. (LN)





















