LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, Pembina Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Mega Rezky, Dr. H. Alimuddin mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian pembukaan Program Studi Kedokteran.
Ia menyebut, pembukaan program tersebut merupakan salah satu proses yang paling penuh tantangan dibandingkan program studi lainnya.
“Salah satu program studi yang proses pembukaannya paling sulit adalah Program Studi Kedokteran. Perjalanannya penuh tantangan dan dinamika, bahkan sering membuat tensi kita naik turun.” ujar Dr. H. Alimuddin, Selasa (11/8/2026).
“Namun kita yakin bahwa keberhasilan tentu membutuhkan usaha yang kuat, kerja keras, kesabaran, dan doa dari semua pihak,” ungkapnya.

Pembina YPI Mega Rezky itu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berjuang hingga Universitas Megarezky (Unimerz) resmi menerima SK pembukaan program studi tersebut.
“Alhamdulillah, sekarang kita sudah menerima SK. Ini adalah hasil dari perjuangan panjang yang harus kita syukuri bersama,” ucap Alimuddin.
“Semoga dengan hadirnya Fakultas Kedokteran Universitas Megarezky dapat membawa banyak manfaat bagi masyarakat dan menjadi bagian dari upaya mencetak tenaga kesehatan yang berkualitas serta berintegritas,” tutur anggota DPRD Sulawesi Selatan ini.
Kini Universitas Megarezky (Unimerz) kembali mencatatkan sejarah baru dalam perjalanan pengembangan institusi.
Hal tersebut ditandai dengan dilaksanakannya penyerahan dan penerimaan Surat Keputusan (SK) pembukaan tiga program studi, yakni Magister Pendidikan Jasmani, Prodi Sarjana Kedokteran, serta Pendidikan Profesi Dokter.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Universitas Megarezky tersebut menjadi momentum penting bagi Unimerz dalam memperkuat kontribusi di bidang pendidikan tinggi, khususnya dalam pengembangan ilmu kesehatan dan olahraga.
Surat keputusan pembukaan program studi tersebut dibacakan oleh Ketua Tim Pengembangan Kelembagaan LLDikti Wilayah IX Sultanbatara, Andi Walitakhri, S.E., M.Ak., M.H. Selanjutnya, SK diserahkan secara langsung oleh Kepala LLDikti Wilayah IX Sultanbatara, Dr. Andi Lukman, M.Si. kepada Rektor Universitas Megarezky yang diwakili oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Apt. Jangga, M.Si., dengan didampingi oleh Pembina Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Mega Rezky, Dr. H. Alimuddin, S.H., M.H., M.Kn.
Penyerahan SK ini menjadi tonggak bersejarah bagi Universitas Megarezky, khususnya dengan resmi dibukanya Program Studi Sarjana Kedokteran dan Pendidikan Profesi Dokter yang menjadi bagian dari pengembangan Fakultas Kedokteran Unimerz, serta Program Studi Magister Pendidikan Jasmani sebagai bentuk penguatan bidang keilmuan olahraga.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Megarezky, Dr. Apt. Jangga, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terbitnya SK pembukaan program studi tersebut.
“Alhamdulillah, hari ini menjadi momentum yang sangat bersejarah bagi Universitas Megarezky. Terbitnya SK pembukaan Program Studi Sarjana Kedokteran, Pendidikan Profesi Dokter, dan Magister Pendidikan Jasmani merupakan buah dari kerja keras, komitmen, serta dukungan dari berbagai pihak, terutama LLDikti Wilayah IX Sultanbatara dan Yayasan Pendidikan Islam Mega Rezky,” ujarnya.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi amanah besar bagi Unimerz untuk terus menjaga kualitas penyelenggaraan pendidikan dan menghadirkan lulusan yang profesional serta berdaya saing.
“Kami menyadari bahwa setelah menerima SK ini, tanggung jawab kita semakin besar. Universitas Megarezky akan terus berkomitmen meningkatkan mutu akademik, memperkuat sumber daya manusia, serta menyediakan pendidikan yang berkualitas agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Harapan Kepala LLDikti
Pada kesempatan yang sama, Kepala LLDikti Wilayah IX Sultanbatara, Dr. Andi Lukman menyampaikan apresiasi kepada Universitas Megarezky atas komitmen dan keseriusannya dalam mengembangkan pendidikan tinggi.
“Pembukaan program studi baru bukan hanya sekadar mendapatkan izin, tetapi merupakan amanah besar untuk menjaga kualitas dan mutu pendidikan. Kami berharap Universitas Megarezky mampu menjalankan program studi ini dengan baik, memenuhi standar pendidikan tinggi, serta menghasilkan lulusan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga berharap kehadiran Program Studi Sarjana Kedokteran, Pendidikan Profesi Dokter, dan Magister Pendidikan Jasmani dapat memperkuat peran perguruan tinggi swasta dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan dan kawasan Indonesia Timur.
Dengan diterimanya SK pembukaan program studi tersebut, Universitas Megarezky semakin memperkuat komitmennya sebagai perguruan tinggi yang terus berkembang, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.
Capaian ini sekaligus menjadi langkah baru bagi Unimerz dalam menghadirkan pendidikan unggulan, mencetak generasi profesional, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa. (*)

























