JAKARTA – Relawan Prabowo-Gibran (LOGIS 08) menilai tingginya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto menjadi sinyal kuat bahwa kepercayaan publik terhadap pemerintahan saat ini tetap terjaga.
Pernyataan tersebut merespons hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM) yang mencatat tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto pada semester pertama 2026 mencapai 81,5 persen.
Ketua Umum LOGIS 08, Anshar Ilo, mengatakan angka kepuasan tersebut menunjukkan bahwa berbagai kebijakan pemerintahan Prabowo mulai mendapatkan apresiasi luas dari masyarakat.
“Angka 81,5 persen bukan sekadar angka survei. Ini menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo. Di tengah berbagai tantangan ekonomi dan geopolitik global, Presiden tetap mampu menjaga kepercayaan publik. Bagi kami, ini menunjukkan posisi Presiden Prabowo semakin kuat di mata rakyat,” ujar Anshar dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (9/8/2026).
Anshar Ilo yang juga adalah mantan Wakil Ketua Umum DPP KNPI itu menuturkan, berdasarkan hasil survei IDM, sebanyak 81,5 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Prabowo, sementara 11,2 persen menyatakan tidak puas dan 7,3 persen tidak memberikan jawaban.
Survei tersebut dilakukan pada 11–20 Juli 2026 dengan melibatkan 1.640 responden yang tersebar di seluruh Indonesia.
Direktur Eksekutif IDM Dedy Rohman menjelaskan bahwa tingginya tingkat kepuasan publik tersebut antara lain dipengaruhi oleh penilaian masyarakat terhadap komitmen pemerintah dalam memperkuat penegakan hukum, menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global, serta menjalankan berbagai program prioritas pemerintah yang manfaatnya mulai dirasakan masyarakat.
Menurut Anshar, capaian tersebut harus menjadi energi bagi seluruh jajaran pemerintahan untuk semakin meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
LOGIS 08 mengingatkan agar tingginya tingkat kepuasan publik tidak membuat pemerintah terlena. Sebaliknya, dukungan masyarakat harus dijadikan modal untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat, terutama menyangkut lapangan pekerjaan, daya beli, stabilitas harga kebutuhan pokok, pemberantasan korupsi, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Kepercayaan rakyat harus dijawab dengan kerja nyata. Jangan sampai tingginya kepuasan publik justru membuat pejabat pemerintah merasa berada di zona nyaman. Presiden Prabowo sudah mendapatkan kepercayaan besar, maka seluruh menteri dan pejabat di bawahnya harus bekerja lebih keras memastikan kebijakan Presiden benar-benar sampai kepada masyarakat,” tegas Anshar.
LOGIS 08 juga menilai stabilitas politik dan konsistensi pemerintah menjalankan program-program prioritas menjadi faktor penting dalam mempertahankan kepercayaan masyarakat.
Karena itu, Anshar meminta seluruh jajaran kabinet menjaga soliditas pemerintahan dan menghindari kebijakan maupun tindakan yang berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap Presiden.
“Prabowo semakin perkasa bukan berarti pemerintah boleh berhenti melakukan evaluasi. Justru semakin tinggi kepercayaan masyarakat, semakin besar pula tanggung jawab pemerintah. Menteri dan pejabat yang tidak mampu mengikuti ritme kerja Presiden harus dievaluasi,” katanya.
Menurut LOGIS 08, dukungan publik yang tinggi juga memberikan modal politik yang kuat bagi Presiden untuk menjalankan agenda-agenda strategis pemerintahan dalam beberapa tahun mendatang.
Namun, organisasi tersebut menegaskan bahwa ukuran keberhasilan pemerintahan pada akhirnya bukan semata-mata angka survei, melainkan sejauh mana masyarakat merasakan peningkatan kesejahteraan, mendapatkan pelayanan publik yang baik, memperoleh kepastian hukum, serta merasakan kehadiran negara dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami mengapresiasi capaian pemerintahan Presiden Prabowo. Tetapi pekerjaan besar masih panjang. Kepuasan 81,5 persen ini harus dijaga bahkan ditingkatkan melalui keberanian melakukan evaluasi, memperkuat penegakan hukum, menjaga ekonomi, membuka lapangan kerja dan memastikan program pemerintah benar-benar berpihak kepada rakyat,” pungkas Anshar. (**)























