
LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, Ketua Kongres Advokat Indonesia (KAI), Kota Makassar, Aldin Bulen, SH, merasa kecewa dengan pelayanan penerbangan Lion Air tujuan lombok, Nusa Tenggara Barat pada Jumat (5/6).
Pasalnya, Setiba tiba pihak maskapai mengubah penerbangan dari Makassar tujuan Lombok menjadi via Surabaya, Jawa Timur.
Sementara itu dirinya, Sesuai jadwal harus tiba di kota Lombok sekitar pukul 15:15 WITA siang untuk mengikuti musyawarah kerja nasional KAI.
“Dengan perubahan jadwal penerbangan disampaikan di tengah malam tanpa sepengetahuan penumpang tentunya kami kecewa,” ujar Ketua KAI Makassar. Jumat (5/6/2026).
“Saya membeli tiket tujuan Lombok, lewat aplikasi traveloka, lewat putra saya [Lutfi]. Di aplikasi itu ada perubahan di pukul 01:46, Informasi itu disampaikan disaat jam istirahat,” katanya.
Dari data informasi (tiket) penerbangan Ketua KAI Makassar menggunakan pesawat Lion Air dengan kode penerbangan JT-787.
Dari perubahan itu, Aldin Bulen harus transit di Surabaya pukul 14:10 WIB kemudian melanjutkan penerbangan menggunakan Super Air Jet kode penerbangan IU-720 dengan tujuan Lombok tiba pukul 16:45 waktu setempat.
“Akibat dari perubahan jadwal penerbangan yang mendadak saya gagal menghadiri rapat kerja KAI yang dimulai pukul 15:00 waktu Lombok,” tutur Aldin.
Dirinya pun akan melakukan upaya gugatan perlawanan hukum kepada pihak manajemen Lion Air di Pengadilan Negeri (PN) Makassar.
“Saya akan melakukan upaya hukum di pengadilan negeri Makassar. Ada kerugian materiil disini,” tegasnya.
Kata, Ketua KAI Makassar itu dirinya akan menggugat sebesar Rp 250 juta kepada pihak maskapai penerbangan.
“Hari ini saja [Jumat] sistem pelayanan di airline costumer service di bandara internasional Hasanuddin kurang maksimal,” katanya.
Selain Ketua KAI Makassar, Salah satu penumpang maskapai Wings Air juga merasa kecewa dengan pihak manajemen Lion Air.
Muh Rian HJ, misalnya, Ia penumpang pesawat Wings Air, dirinya sesuai dengan tiket yang di milikinya menunggu di gate 1 (Gerbang/Pintu) bandara internasional Hasanuddin.
“Saya menunggu di gate 1, Sesuai yang tertera di dalam tiket. Saya menunggu disitu, sampai pada saatnya sesuai jadwal jam penerbangan saya belum diberangkatkan. Ternyata tanpa pemberitahuan ada perubahan gate,” ucap Rian.
“Rupanya wings air tujuan Batulicin berada di gate 6. Saat saya melaporkan ke pihak maskapai penerbangan pihak ternyata pesawat yang akan saya tumpangi telah berangkat ke Batulicin,” ujar Muh Rian melalui kontak WhatsApp.
Dirinya pun berharap agar pihak maskapai penerbangan dapat mengembalikan biaya tiketnya. (LN)























