LEGIONNEWS.COM|MOJOKERTO, – Suasana khidmat dan penuh keakraban menyelimuti Pendopo Graha Maja Tama, Kabupaten Mojokerto, saat Pemerintah Daerah setempat menggelar rangkaian acara peringatan Nuzulul Qur’an sekaligus buka puasa bersama yang mengumpulkan para ulama dan umaro. Kamis, (5/3/2026).
Acara yang dipimpin langsung oleh Muhammad Al Barra ini, turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, mulai dari ulama terkemuka, tokoh masyarakat, jajaran Forkopimda, perwakilan Polresta Mojokerto Kota, para camat, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga seluruh staf pemerintahan Kabupaten Mojokerto.
Kegiatan tersebut menjadi momen berharga yang tak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menjadi jembatan kuat untuk mempererat tali silaturahmi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan para ulama. Di bulan suci Ramadan yang penuh ampunan ini, tujuan utamanya adalah membangun masyarakat yang semakin religius, rukun, dan penuh rasa kebersamaan.
Dalam pidatonya, Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum, menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an adalah waktu yang paling pas untuk menumbuhkan iman yang lebih kuat sekaligus memperkokoh persatuan antara ulama dan umaro dalam upaya memajukan Kabupaten Mojokerto.
“Melalui peringatan Nuzulul Qur’an ini, mari kita bersama-sama meningkatkan semangat toleransi, mempererat rasa kebersamaan, dan memperkuat sinergi antara ulama dan umaro demi mewujudkan Kabupaten Mojokerto yang semakin maju dan sejahtera,” ujarnya.
Bupati juga menyoroti peran vital yang dimiliki oleh para ulama sebagai penyejuk hati dan pemberi ketenangan bagi masyarakat. Di sisi lain, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan roda pembangunan berjalan lancar dan memberikan dampak positif yang nyata bagi seluruh warga.
Acara tersebut juga dimeriahkan dengan tausiyah keagamaan yang menyentuh hati. Dalam ceramahnya, pembicara mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai kompas dan pedoman utama dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam urusan pribadi maupun saat menjalankan tugas pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat.
Suasana keakraban semakin terasa membuncah saat seluruh tamu undangan bersatu dalam momen buka puasa bersama. Kegiatan ini bukan sekadar makan bersama, melainkan simbol nyata dari persatuan yang menyatukan pemerintah, ulama, dan seluruh lapisan masyarakat dalam satu ikatan persaudaraan.
Melalui kegiatan yang penuh makna ini, Pemerintah Kabupaten Mojokerto berharap agar sinergi yang harmonis antara ulama dan umaro terus terjaga dan berkembang. Dengan demikian, pembangunan daerah dapat berjalan seiring dengan nilai-nilai keagamaan yang luhur, sehingga mampu membawa kemaslahatan dan kesejahteraan yang luas bagi seluruh masyarakat Mojokerto.
Pewarta: Agung Ch

























