Ketum LOGIS 08 Anshar Ilo Puji Langkah Cepat Presiden Prabowo Konsolidasikan Tokoh Bangsa Hadapi Situasi Global

0

JAKARTA – Ketua Umum LOGIS 08, Anshar Ilo memuji langkah cepat Presiden Prabowo Subianto yang mengundang para mantan presiden, wakil presiden, menteri luar negeri terdahulu, serta ketua umum partai politik parlemen untuk bersilaturahmi dan berdiskusi di Istana Merdeka, Selasa (03/03).

Menurut Anshar, pertemuan tersebut mencerminkan kepemimpinan yang inklusif dan berorientasi pada kepentingan nasional di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

“Ini langkah cepat dan strategis dari Presiden Prabowo. Dalam situasi geopolitik dunia yang tidak menentu, Indonesia membutuhkan soliditas nasional dan kebersamaan para tokoh bangsa,” ujar Anshar dalam keterangannya, Rabu (04/03).

Advertisement

Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo duduk berdampingan dengan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ke-7 Joko Widodo. Hadir pula para wakil presiden terdahulu seperti Jusuf Kalla, Boediono, dan Ma’ruf Amin, serta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan sejumlah ketua umum partai politik parlemen.

Anshar menilai, forum tersebut menjadi ruang penting untuk bertukar pandangan lintas generasi kepemimpinan nasional, sekaligus menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mengedepankan stabilitas politik dan persatuan dalam menghadapi tantangan global, mulai dari konflik geopolitik, ketidakpastian ekonomi, hingga dinamika keamanan kawasan.

“Pertemuan ini sangat penting sebagai bagian dari kesiapan Indonesia menghadapi tekanan global, baik dari sisi ekonomi, politik, maupun pertahanan. Konsolidasi nasional seperti ini memperkuat posisi tawar Indonesia di kancah internasional,” tegasnya.

Ia juga menilai keterlibatan para tokoh lintas pemerintahan menjadi sinyal kuat bahwa kepentingan bangsa berada di atas kepentingan politik jangka pendek.

“Kami mendukung mendukung penuh langkah Presiden Prabowo dalam membangun komunikasi strategis dan memperkuat fondasi persatuan nasional sebagai modal utama menghadapi tantangan global ke depan,” pungkasnya

Advertisement