Diturunkan Paksa Sebelum Tiba Ditujuan, Keluarga Minta Pengelola di Evaluasi

0

PANGKEP – Almarhum tersebut diketahui bernama Rusli (40) dan menderita penyakit asma serta berasal dari Kelurahan (Pulau) Sapuka, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.

Bertujuan dibawa ke Makassar dengan menumpangi kapal perintis Amukti Palapa untuk berobat dan mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit terdekat di Kota Makassar , Senin (09/01/2023).

Namun diperjalanan Almarhum meninggal Dunia diatas kapal, mirisnya di turunkan paksa sebelum tiba di dermaga tujuan Paotere Kota Makassar.

Advertisement

Pihak keluarga Haji Saharuddin mertua almarhum yang dikonfirmasi sangat kecewa dan menyayangkan keputusan pihak Crew kapal perintis Amukti Palapa yang menurunkan almarhum sebelum tiba di dermaga tujuan.

Saya sudah meminta dan memohon kepada kapten Amukti palapa agar menantu saya jangan di turunkan di pulau Balo Baloang dan tetap dilanjutkan ke Makassar karena rencananya mau di makamkan di makassar, Tapi Kapten kapal menolak dan tetap menurunkan almarhum di pulau Balo Baloang,” ucap Haji Saharuddin.

Semoga kejadian hari ini menjadi pembelajaran dan kedepan nya tidak ada lagi kejadian serupa karena perintis bertujuan memang untuk melayani masyarakat itulah kenapa negara mengeluarkan biaya untuk subsidi sampai milyaran rupiah.

“Teruntuk pihak pengelola semoga ada evaluasi terhadap management nya di kapal dan jangan ada lagi kejadian begini, Bila perlu tugaskan orang orang yang benar benar mengerti kondisi Masyarakat pulau,” tutup Haji Saharuddin. (**)

Advertisement