
LEGIONNEWS.COM – AMBON, Wakil Ketua DPRD Kota Tual, Provinsi Maluku Ali Mardana, mengapresiasi kegiatan Direct selling atau ajang promosi yang dihelat oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar untuk mengexplorasi berbagai potensi keunggulan yang ada di Kota Makassar.
“Jadi, ini suatu kegiatan yang sangat positif bagi kami yang ada di Maluku. Khususnya juga di Tual Maluku Tenggara untuk mengetahui potensi wisata dan harga Hotel jika menghadiri event kegiatan di Makassar. Ini manfaat luar biasa,” kata Ali Mardana saat hadir di Kota Ambon.
Diketahui, beberapa potensi dijual di hajatan Makassar Direct selling ini. Mulai dari Makassar kota makanan enak, destinasi wisata, perhotelan, restorant, tour and travel. Dipamerkan di Hotel Santika, Jl. Jend. Sudirman No. 88 Kota Ambon, Provinsi Maluku, Sabtu (13/5/2023).
Lebih lanjut, Ali yang juga Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Tual dan Maluku Tenggara itu menilai dengan ada explore ini maka pihak industri dan pemerintah mengakses informasi dengan muda.
“Karena kami bisa mendapatkan informasi-informasi terkait dengan destinasi destinasi yang ada di kota Makassar Sulawesi Selatan,” tuturnya.
“Gambaran untuk bagaimana pada saat kami ke Makassar tapi bisa mengetahui lokasi-lokasi mana yang kami akan datang. Baik wisata kuliner maupun wisata-wisata lainnya,” terangnya.
Sedangkan, Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, M Roem mengatakan kegiatan ini salah satu strategi dari Pemerintah kota Makassar untuk mendekatkan industri Pariwisata. Khusus industri Hotel dan tour operator dan travel untuk dekat dengan calon wisatawan.
“Dan bisa langsung di jemput bola di daerah-daerah yang menjadi potensi wisatawan Nusantara kita,” katanya.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga mendukung pencapaian program nasional untuk pergerakan wisatawan nusantara yang di mana target tahun 2023 ini mencapai 1,4 miliar pergerakan wisatawan Nusantara.
“Kalau kita tidak berkolaborasi seperti hari ini, saya rasa target nasional akan sulit tercapai karena 1,4 miliar. Maka pergerakan yang harus kita capai bersama-sama baik itu nanti wisatawan dari Provinsi Maluku ke Provinsi Selatan. Begitupun sebaliknya sehingga kita harus bersama-sama melakukan kolaborasi,” tuturnya. (*)
























