Refleksi Sumpah Pemuda, Mantan Ketua IMM UIT Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan dan Jaga Kamtibmas

0

LEGION NEWS || MAKASSAR — Momentum Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober hendaknya menjadi pengingat bagi seluruh generasi muda untuk memperkuat persatuan, menjaga solidaritas, dan merawat kedamaian di tengah masyarakat.

Mantan Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat UIT, Nur Amin, mengimbau pemuda agar menjadikan peringatan Sumpah Pemuda bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk menghidupkan kembali semangat persaudaraan dan komitmen kebangsaan.

Menurutnya, tantangan generasi muda saat ini membutuhkan sikap progresif, keberanian berpikir kritis, serta kedewasaan dalam menyikapi perbedaan. Pemuda harus mampu mengambil peran dalam mendorong perubahan tanpa mengabaikan nilai persatuan dan tanggung jawab menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Advertisement

“Momentum Sumpah Pemuda harus kita jaga bersama. Jangan sampai perbedaan pandangan, pilihan, maupun kepentingan justru melemahkan persaudaraan di antara kita. Semangat Sumpah Pemuda mengajarkan bahwa keberagaman bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bergerak bersama membangun bangsa,” ujar Nur Amin.

Ia menegaskan, sikap kritis merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi. Namun, penyampaian aspirasi harus tetap mengedepankan tanggung jawab, dialog, dan penghormatan terhadap hak orang lain. Menurutnya, menjaga ketertiban dan memperjuangkan perubahan dapat berjalan beriringan apabila dilakukan dengan cara yang damai dan bermartabat.

“Pemuda harus tetap kritis terhadap berbagai persoalan, tetapi jangan sampai kehilangan semangat persatuan. Kita boleh berbeda pendapat, tetapi jangan menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk bermusuhan. Justru di situlah kedewasaan kita diuji,” tegasnya.

Nur Amin juga mengajak seluruh elemen pemuda untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi maupun ajakan yang berpotensi memecah belah masyarakat. Ia menilai, solidaritas, komunikasi yang baik, dan sikap saling menghormati merupakan modal penting untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Ia berharap, peringatan Sumpah Pemuda dapat menjadi momentum konsolidasi generasi muda untuk memperkuat kepedulian sosial, memperluas kolaborasi, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Jadilah pemuda yang progresif dalam gagasan, berani memperjuangkan perubahan, dan konsisten menjaga persatuan. Mari kita rawat semangat Sumpah Pemuda dengan menolak provokasi, memperkuat solidaritas, serta menjaga keamanan dan ketertiban bersama. Persatuan adalah tanggung jawab kita semua,” tutup Nur Amin.

Advertisement