LEGIONNEWS.COM – Pernyataan mengejutkan datang dari Presiden Dewan Eropa, Antonio Costa. Ia menilai bahwa Rusia justru menjadi pihak yang paling diuntungkan dari perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Costa menyampaikan hal tersebut saat berbicara kepada para diplomat Uni Eropa di Brussels. Menurutnya, eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran telah memicu dampak global, terutama pada pasar energi dan fokus politik internasional.
“Sejauh ini hanya ada satu pemenang dari perang ini, yaitu Rusia,” kata Costa.
Menurutnya, konflik di Timur Tengah menyebabkan harga energi global melonjak, yang secara tidak langsung memberi keuntungan bagi Rusia sebagai salah satu eksportir minyak dan gas terbesar di dunia. Kenaikan harga energi berpotensi meningkatkan pendapatan ekspor Rusia, yang selama ini menjadi salah satu sumber utama pendanaan ekonomi negara tersebut.
Selain faktor ekonomi, Costa juga menyoroti dampak geopolitik dari konflik ini. Ia mengatakan bahwa perhatian dunia kini mulai teralihkan dari perang yang telah berlangsung lebih dari empat tahun antara Rusia dan Ukraina. Peralihan fokus tersebut dikhawatirkan dapat mengurangi tekanan internasional terhadap Moskow.
Krisis ini juga memicu kekhawatiran baru di Eropa terkait stabilitas pasar energi global. Negara-negara Uni Eropa bersama kelompok G7 dilaporkan mulai membahas langkah-langkah untuk meredam lonjakan harga energi, termasuk kemungkinan penggunaan cadangan energi strategis jika ketegangan di kawasan terus meningkat.
Costa menegaskan bahwa eskalasi konflik di Timur Tengah tidak hanya berisiko memperluas konflik regional, tetapi juga dapat memperburuk kondisi ekonomi global. Ia menyerukan agar komunitas internasional mengutamakan diplomasi guna mencegah konflik semakin meluas. (Sumber: Al Jazeera, Reuters, Arab News)
























