Pernah Bertarung, ARB Kembali dengan Konsep ‘Gerbang’ Makassar

FOTO: Abdul Rahman Bando (ARB). [Istimewa]
FOTO: Abdul Rahman Bando (ARB). [Istimewa]
Advertisement

LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, ARB adalah akronim dari Abdullah Rahman Bando. Seantero kota Makassar sangat mengenal sosok pamong senior ini. Dia pernah Bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 lalu.

Eks pasangan Munafri Arifuddin (APPI) ini kembali akan ikut bertarung di Pilkada 2024 mendatang sebagai bakal calon Wali Kota Makassar. Saat ditemui mantan Kepala Dinas Pendidikan sedang menyerut kopi panas di salah satu warung kopi kenamaan di kawasan Boulevar, Panakkukang, Makassar. Rabu (15/5)

“Apa kabar pak ARB, ucap saya ke mantan pasangan APPI di Pilwakot 2020 lalu,” imbuh pewarta.

“Alhamdulillah baik. Gimana kabar, sehat? tanya Rahman Bando menyapa.

Advertisement

Gurauan candaan pun berlangsung, banyak kisah yang disampaikan ARB saat berpasangan dengan Ketua Golkar Makassar, APPI pada Pilwalkot 2020 silam.

Pewarta berkesempatan menanyakan keseriusan ARB kembali maju di Pemilihan Wali kota (Pilwakot) Makassar.

“Seriuslah. Kita semua, siapapun warga di kota Makassar ingin kota ini jauh lebih maju,” tutur ARB.

Untuk diketahui Rahman Bando telah mengambil formulir pendaftaran di Partai Demokrat, Beberapa waktu yang lalu.

Awak media pun kembali mengingatkan konsep berlian pembangunan serta penataan kota saat ARB maju sebagai calon Wakil Wali Kota Makassar yang berpasangan dengan APPI 2020 lalu.

Datang dengan Tagline Gerakan Bersama Bangun Makassar, “Gerbang”.

“Gerbang, Gerakan Bersama Bangun Makassar disingkat Gerbang. Saya mengambil tagline itu agar mudah diingat masyarakat namun punya makna besar,” imbuh mantan Kadis Pendidikan Kota Makassar.

Awak media pun menanyakan konsep kawasan terpadu Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang didalamnya terdapat rumah sakit, hewan, rumah potong hewan, karantina hewan yang sebelum di sembelih.

“Program itu skala prioritas saya. Itu bertujuan agar masyarakat di kota Makassar dapat mengkomunikasikan daging berkualitas tentunya,” katanya.

“Banyak aktivitas di kawasan RPH Terpadu itu nantinya.Tidak hanya daging saja yang dikemas dengan baik, Tulang dan Kulit sapi dikelola juga disitu,” tambah ARB.

“Ada satu rumah industri juga nantinya. Tulang sapi misalnya rupanya manfaat luar biasa,” ujar dia.

Dikatakannya, Tulang sapi kaya dengan kalsium dengan struktur yang mirip dengan tulang alami manusia. Sehingga dapat digunakan sebagai sumber biomaterial untuk aplikasi tulang, yaitu hidroksiapaitit.

Ditambahkannya, Hidroksiapatit dapat digunakan dalam pengobatan cacat tulang dalam bentuk padat atau semi cair, seperti suspensi atau pasta.

“Limbah dari sapi yang disembelih seperti kotoran sapi itu kita kelola menjadi bio gas. Disitu kita bagun tekhnologi nya. Gas yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk rumah tangga sekitar,” pungkas Rahman Bando.

Saat ditanya rencana kawasan terpadu Rumah Pemotongan Hewan. Kembali ARB mengatakan kawasan itu berada di wilayah Antang (Kassi), Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala.

“Kawasan terpadu RPH itu berada di Kassi, Kelurahan Tamangapa, Antang. Konsepnya seperti itu, Dan itulah Gerbang Makassar,” kunci ARB. (LN)

Advertisement