Ketum Logis 08 Anshar Ilo Soroti Perang terhadap Narkoba, Apresiasi Sinergi Polri dan BNN

0
Ketum Logis 08, Anshar Ilo (Foto/Ist)*
Ketum Logis 08, Anshar Ilo (Foto/Ist)*

JAKARTA – Ketua Umum Logis 08, Anshar Ilo mengapresiasi kinerja Kepolisian Republik Indonesia dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika di Tanah Air. Pengungkapan kasus narkotika dalam jumlah besar dinilai menjadi langkah penting untuk melindungi masyarakat dan menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, turut memberikan apresiasi atas keberhasilan aparat gabungan dalam menggagalkan penyelundupan narkotika. Sinergi Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan instansi terkait dinilai penting untuk memutus jaringan peredaran gelap narkotika.

Anshar Ilo menilai keberhasilan tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pemberantasan narkoba secara berkelanjutan.

Advertisement

“Kami mengapresiasi kinerja Kapolri beserta seluruh jajaran Polri dan BNN dalam upaya memberantas peredaran narkotika. Keberhasilan menggagalkan penyelundupan narkoba dalam jumlah besar merupakan langkah penting untuk melindungi masyarakat dan menyelamatkan generasi bangsa,” ujar Anshar Ilo dalam keterangan resminya ke wartawan, Minggu (25/10).

Menurutnya, pemberantasan narkotika tidak boleh berhenti pada penangkapan pelaku dan penyitaan barang bukti. Aparat perlu terus mengembangkan penyidikan guna mengungkap jaringan pemasok, pengendali, serta pihak-pihak lain yang terlibat.

“Penanganan kasus narkotika harus dilakukan sampai tuntas sesuai ketentuan hukum. Jangan hanya pelaku di lapangan yang ditindak, tetapi jaringan di balik peredaran narkoba juga harus diungkap. Pengawasan jalur masuk narkotika perlu diperkuat agar Indonesia tidak menjadi sasaran jaringan perdagangan narkoba internasional,” katanya.

Anshar Ilo juga menekankan bahwa ancaman narkotika membutuhkan keseriusan seluruh pihak, mulai dari aparat penegak hukum hingga masyarakat.

Menurut mantan Waketum DPP KNPI ini, penindakan harus berjalan beriringan dengan pencegahan melalui edukasi, perlindungan anak dan remaja, serta rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkotika.

“Kami berharap upaya pemberantasan narkoba terus ditingkatkan secara konsisten, profesional, dan transparan. Ini bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga menyangkut masa depan generasi muda Indonesia,” lanjutnya.

Logis 08 berharap sinergi Polri, BNN, Bea dan Cukai, serta seluruh unsur terkait terus diperkuat untuk mempersempit ruang gerak jaringan peredaran gelap narkotika.

Anshar Ilo menegaskan bahwa dukungan masyarakat terhadap upaya penegakan hukum sangat diperlukan agar pemberantasan narkoba dapat berjalan secara berkelanjutan demi melindungi bangsa dari bahaya narkotika. (**)

Advertisement