
LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, Ketua Umum Barisan Anak Rakyat (BARAK) 145, Illank Radjab, berharap DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan mempertimbangkan Arifin Majid sebagai Pelaksana Tugas (PTL) Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar, menyusul pengunduran diri Munafri Arifuddin (Appi) dari Partai Golkar.
FOTO: Arifin Majid Anggota DPRD Makassar bersama Ketua Umum Barisan Anak Rakyat (BARAK) 145, Illank Radjab.
Menurut Illank, Arifin bukan figur yang datang dari luar partai. Arifin Majid merupakan kader Partai Golkar di Kota Makassar dan saat ini duduk sebagai anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi Golkar periode 2024–2029. Hal tersebut juga tercatat dalam data resmi DPRD Kota Makassar.
“Arifin Majid itu kader Golkar Makassar. Ia tumbuh dan berproses di Golkar Makassar, bukan figur yang tiba-tiba muncul ketika terjadi kekosongan kepemimpinan. Karena itu, menurut kami, namanya wajar untuk dipertimbangkan dalam konteks konsolidasi organisasi,” kata Illank.
Illank mengatakan, Arifin juga merupakan kader yang selama ini dinilai memiliki loyalitas kepada Ilham Arief Sirajuddin (IAS). Namun, menurutnya, loyalitas personal harus tetap ditempatkan dalam kerangka yang lebih besar, yakni loyalitas terhadap organisasi dan kepentingan Partai Golkar.
“Yang kami lihat adalah rekam prosesnya sebagai kader Golkar Makassar. Beliau adalah bagian dari Fraksi Golkar di DPRD Makassar dan memiliki pengalaman dalam dinamika politik kota ini. Itu menjadi alasan mengapa kami menyampaikan harapan agar beliau dapat dipertimbangkan,” ujarnya.
Illank menegaskan bahwa usulan tersebut merupakan aspirasi BARAK 145 dan keputusan mengenai siapa yang akan menjalankan tugas sebagai PTL tetap berada pada mekanisme dan kewenangan internal Partai Golkar.
“Kami tidak sedang mengambil kewenangan partai. Kami hanya menyampaikan aspirasi. Golkar Makassar membutuhkan kesinambungan organisasi dan konsolidasi kader. Kalau DPD I mempertimbangkan kader internal, Arifin Majid adalah salah satu nama yang menurut kami patut diperhitungkan,” kata Illank.
Ia berharap proses penataan kepemimpinan Golkar Makassar dapat berlangsung secara tertib dan tetap menjaga soliditas seluruh kader.
“Pergantian kepemimpinan jangan menjadi alasan untuk membuat organisasi berhenti bekerja. Golkar Makassar harus tetap bergerak, konsolidasi harus tetap berjalan, dan kader-kader yang selama ini berproses harus mendapatkan ruang untuk menjalankan pengabdian organisasinya,” pungkas Illank Radjab, Ketua Umum BARAK 145. (*)
























