
MAKASSAR – H. Andi Syafiuddin Patahuddin, ST., resmi dilantik sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pengprov POBSI) Sulawesi Selatan masa bakti 2025–2029. Pelantikan berlangsung di Hotel Almadera, Makassar, Selasa (3/11/2026).
Pelantikan dilakukan langsung oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI), Achmad Fadil Nasution. Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 70 orang jajaran pengurus, termasuk Dewan Pembina dan Dewan Penasihat Pengprov POBSI Sulsel, turut dikukuhkan.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Yasir Mahmud, perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan, mantan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahmad, serta perwakilan Pemerintah Kota Makassar yang diwakili Asisten I, Drs. Andi Irwan Bangsawan, M.Si., yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar.
Sejumlah undangan VVIP, tokoh olahraga, serta tamu undangan lainnya turut menghadiri prosesi pelantikan tersebut. Hadir pula rekan sejawat dari jajaran POBSI Sulawesi Barat, POBSI Kota Makassar, Kabupaten Maros, Pangkep, Luwu Utara, serta perwakilan pengurus POBSI dari sejumlah daerah lainnya. Kehadiran mereka menjadi bagian dari semangat kebersamaan dan silaturahmi antarpengurus dalam mendukung kemajuan olahraga biliar di kawasan Sulawesi.
Dalam sambutannya, H. Andi Syafiuddin Patahuddin yang juga merupakan legislator DPRD Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengajak seluruh jajaran pengurus untuk membangun sinergi, memperkuat kebersamaan, serta menjaga soliditas organisasi dalam memajukan olahraga biliar di Sulawesi Selatan.
Menurutnya, pelantikan kepengurusan baru harus menjadi momentum untuk menyatukan langkah dan membangun semangat baru dalam menjalankan roda organisasi. Seluruh pengurus diharapkan dapat mengesampingkan persoalan internal yang telah berlalu dan lebih fokus pada agenda pembinaan serta pengembangan prestasi atlet.
“Ke depan, kita harus saling bersinergi dan membangun komunikasi yang baik. Mari kita tinggalkan persoalan-persoalan yang lalu. Saatnya kita menyatukan langkah, memperkuat kekompakan, dan bekerja bersama untuk memajukan olahraga biliar di Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Ia menegaskan, kemajuan POBSI Sulsel tidak dapat diwujudkan hanya oleh ketua umum, melainkan membutuhkan keterlibatan dan komitmen seluruh jajaran pengurus, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PB POBSI, Achmad Fadil Nasution, dalam sambutannya berharap kepengurusan baru POBSI Sulawesi Selatan yang telah dilantik mampu membawa kemajuan signifikan bagi cabang olahraga biliar di daerah.
Ia berharap POBSI Sulsel dapat menjadi salah satu barometer sekaligus kiblat prestasi olahraga biliar di Indonesia melalui penguatan organisasi, pembinaan atlet yang berkesinambungan, serta penyelenggaraan kompetisi yang berkualitas.
Menurutnya, kepengurusan baru memiliki tanggung jawab besar untuk membangun ekosistem olahraga biliar yang semakin maju dan kompetitif, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Sulawesi Selatan di berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.
Selain penguatan organisasi, kepengurusan baru juga diharapkan mampu mendorong pembinaan atlet secara berkelanjutan, meningkatkan kualitas pelatih dan wasit, memperluas kompetisi, serta membuka ruang bagi lahirnya atlet-atlet biliar berprestasi yang dapat membawa nama Sulawesi Selatan di tingkat nasional maupun internasional.
Kemajuan olahraga biliar, lanjutnya, membutuhkan tata kelola organisasi yang baik, program pembinaan yang terarah, serta kolaborasi dengan pemerintah daerah, KONI, klub, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga.
Dengan dilantiknya kepengurusan POBSI Sulsel periode 2025–2029, diharapkan lahir semangat baru dalam membangun organisasi yang solid, profesional, dan berorientasi pada peningkatan prestasi.
Pelantikan ini sekaligus menjadi awal tanggung jawab bersama bagi seluruh pengurus untuk menjadikan POBSI Sulawesi Selatan semakin berkembang, meningkatkan daya saing atlet, serta mewujudkan harapan menjadikan Sulawesi Selatan sebagai salah satu kiblat prestasi olahraga biliar di Indonesia.
























