LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) resmi menahkodai DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan hingga periode 2025 – 2030.
Dalam kepengurusan DPD Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel), IAS memiliki 198 orang pengurus.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Sarmuji dalam arahannya, Menyampaikan Ketua Umum, Bahlil Lahadalia secara tegas meminta DPD Provinsi, Kabupaten dan Kota untuk menaikkan perolehan kursi di DPR dan DPRD.
“Saya ingin menekankan beberapa hal dalam pelantikan ini. Pertama, kita punya dua tugas sesuai dengan hasil Munas dan ini sering kali disampaikan ketua umum kita.” ucap Sarmuji usai melantik Ketua dan Pengurus DPD I Golkar Sulawesi Selatan di Hotel Four Point Makassar, Minggu (25/10/2026.
“Pertama adalah menaikkan kursi dan tadi sudah diikrarkan bersama-sama oleh para pengurus, oleh para ketua DPD kabupaten/kota agar kita bisa menaikkan kursi,” katanya.
Dengan demikian Ilham Arief Sirajuddin memiliki beban tanggungjawab untuk menambah kursi di seluruh tingkatan di DPRD dan DPR RI.
Pengamat Politik Universitas Hasanuddin (Unhas), Dr Hasrullah mengatakan IAS mampu melaksanakan amanah ketua umum Golkar
“Pak IAS ini tak diragukan kerja kerja politinya. Butuh 20 tahun lamanya untuk memimpin partai golkar, Tentu semangat untuk merebut kembali kejayaan partai golkar bakal terwujud,” ujar Hasrullah.
“Kita masih ingat bagaimana IAS pada tahun 2022 hingga 2023, Jelang pilkada gubernur telah mengunjungi desa dan kelurahan di kabupaten kota yang ada di Sulsel,” tutur pakar komunikasi politik Unhas ini. Senin (26/10/2026).
“Itu yang saya katakan tadi di awal sebagai modal kemenangan partai golkar di Sulsel,” lanjutnya.
Doktor dibidang ilmu komunikasi politik itu menjelaskan, Waktu tersisa 3 tahun pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) di 2029. IAS harus menyiapkan strategi kemenangan partai golkar terhadap partai gerindra yang saat ini sebagai partai penguasa.
“Tiga tahun tersisa ini, IAS harus lebih bekerja keras, Selain melakukan konsolidasi pemenangan DPD II di kabupaten kota ada hal terpenting yang harus ia lakukan,” beber Hasrullah.
“Pertama, Bagaimana bisa memperoleh kursi lebih banyak dari partai penguasa saat ini [Gerindra]. Tidak hanya dalam bentuk kunjungan ke seluruh tingkatan, Ada hal penting yang dapat dilakukannya, Misalkan memanfaatkan media sosial,” pungkas dosen pengajar ilmu komunikasi politik Unhas itu.
“Media sosial itu penting disaat ini, Dibutuhkan pengurus partai di tingkatan DPD I dan II serta pengurus hingga tingkatan Pimcam dan Pimlur untuk aktif dalam bermedia sosial agar pesan ke masyarakat pemilih tercapai,” kata dia.
Hasrullah menjelaskan teori dalam media social terkait dengan Algoritma, Ecocamber dan Filter Bable.
“Ini lah teori yang dapat merubah, pikiran dan pilihan audiens nantinya,” katanya menjelaskan.
Kedua kata Hasrullah, Kepengurusan partai di seluruh tingkatan DPD I dan II melibatkan anak muda generasi Z dan Alfa. Ia mendasari hasil survei yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Dari hasil survei menunjukkan Pemilu di 2029 di dominasi generasi tersebut.
“Kesimpulannya, Untuk pengurus partai golkar di seluruh tingkatan dua hal penting itu yang harus dilakukan,’
“Terakhir ketiga, Partai Golkar juga harus melibatkan pakar di luar kepengurusan partai untuk mendiskusikan bagaimana partai golkar di sulawesi selatan memperoleh kembalikan kejayaannya,” kunci Hasrullah. (LN)








![Bos Tambang Nikel Asal Makassar Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Pajak Ilustrasi tambang [foto.eksplorasi.id]](https://legion-news.com/wp-content/uploads/2023/07/IMG-20230711-WA0228-218x150.jpg)











![Bos Tambang Nikel Asal Makassar Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Pajak Ilustrasi tambang [foto.eksplorasi.id]](https://legion-news.com/wp-content/uploads/2023/07/IMG-20230711-WA0228-100x70.jpg)



