
LEGION NEWS. COM – RUBRIK, Munafri Arifuddin (APPI) resmi meninggalkan partai golkar. APPI sepertinya akan berlabuh di partai demokrat.
Dengan demikian APPI yang juga Wali Kota Makassar itu, Meninggalkan 6 kursi di DPRD Kota Makassar.
Sedangkan partai demokrat tempat Appi berlabuh nanti, di DPRD Makassar 2024-2029 hanya memiliki 3 kursi.
Kemudian muncul pertanyaan, Apakah program kerja Wali Kota Makassar itu bakal terealisasikan hingga 2029 mendatang?
Melihat Komposisi Kekuatan Politik di DPRD
Kekuatan politik APPI bakal melemah di DPRD Makassar, Partai Golkar bakal memposisikan diri melakukan pengawasan pelaksanaan pemerintahan dalam pengelolaan anggaran di APBD mendatang.
Dari 6 anggota fraksi golkar APPI hanya memiliki 2 loyalis yaitu, Muhammad Yulianto Badwi, Saat ini Ketua Fraksi. Kemudian ada nama Ismail, S.H. Wakil Ketua I Fraksi Golkar yang juga Ketua Komisi A di DPRD Makassar.
Sedangkan Andi Suharmika, S.H. Wakil Ketua DPRD Makassar, Eshin Usami Nur Rahman, S.K.G., Prof. Dr. Apiaty K. Amin Syam dan Drs. Arifin Majid, M.M. Sekretaris Fraksi Golkar. Mereka tidak masuk bagian dari loyalis Munafri Arifuddin.
Bagaimana dengan Fraksi Nasdem?
Ketua DPRD Kota Makassar, Suparman atau Supra, Dikenal juga dekat dengan Ilham Arief Sirajuddin (IAS). Keduanya sulit untuk pisahkan satu sama lainnya.
Partai Nasdem saat pemilihan Wali Kota Makassar 2024, Mengusung Andi Seto Asapa sebagai calon Wali Kota.
Hubungan emosional IAS dengan anggota Fraksi Nasdem di Kota Makassar terbilang dekat. Ilham adalah pendiri organisasi masyarakat (Ormas) Nasional Demokrat yang kemudian menjadi partai politik peserta pemilu di 2014.
Anggota DPRD Makassar dari berbagai Fraksi mayoritas pernah bersentuhan secara emosional dengan IAS yang sekarang memimpin DPD I Golkar Sulawesi Selatan. (Redaksi)
























