
LEGIONNEWS.COM – Pemuda asal Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Rendi Aprianto (30), dikabarkan meninggal dunia saat berada di Rusia di tengah konflik Rusia-Ukraina.
Menurut keterangan keluarga, Rendi diperkirakan meninggal pada 20 September 2026 setelah terkena serangan drone Ukraina. Hingga kini, jenazahnya disebut masih belum dapat dievakuasi.
Keluarga mengaku selama ini mengetahui Rendi bekerja di Rusia sebagai pengantar logistik militer. Namun, setelah mendapat kabar kematiannya, keluarga baru mengetahui adanya informasi bahwa pekerjaannya diduga berkaitan dengan aktivitas militer.
Rendi disebut telah berada di Rusia selama sekitar tujuh bulan. Pihak keluarga juga masih belum mengetahui secara pasti siapa yang merekrutnya, bagaimana proses keberangkatannya ke Rusia, serta status resmi pekerjaannya di sana.
Kabar meninggalnya Rendi telah dikonfirmasi oleh orang tuanya kepada TribunBatam.id. Ia merupakan warga Air Tawak, Kelurahan Ranai Darat, Kecamatan Bunguran Timur, dan alumni SMA Negeri 1 Bunguran Timur. (Sumber: Tribunnews)
























