AKBP Ananda Fauzi Harahap Dipercaya Menjabat Wadirintelkam Polda Sulsel, Illank Radjab: Sosok yang Dekat dengan Semua Kalangan

0
FOTO: Daeng Accung, Ketua Relawan Jakarta, Daeng Betel Panglima Adat Nusantara Kerajaan Gowa-Tallo, AKBP Ananda Fauzi Harahap, Paling Kanan Illank Radjab, S.H., Ketua Umum Laskar (Lembaga Study Hukum Advokasi Rakyat) Sulawesi Selatan.
FOTO: Daeng Accung, Ketua Relawan Jakarta, Daeng Betel Panglima Adat Nusantara Kerajaan Gowa-Tallo, AKBP Ananda Fauzi Harahap, Paling Kanan Illank Radjab, S.H., Ketua Umum Laskar (Lembaga Study Hukum Advokasi Rakyat) Sulawesi Selatan.

LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, Mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan kembali membawa sejumlah perubahan dalam struktur organisasi. Salah satunya adalah AKBP Ananda Fauzi Harahap, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Barru, kini dipercaya mengemban jabatan baru sebagai Wadirintelkam Polda Sulsel.

Perubahan jabatan tersebut mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Illank Radjab, S.H., Ketua Umum Laskar (Lembaga Study Hukum Advokasi Rakyat) Sulawesi Selatan, yang menilai penempatan AKBP Ananda Fauzi Harahap di posisi barunya merupakan hal yang tepat.

Illank mengatakan, dirinya bersama Laskar Sulawesi Selatan telah mengenal sosok AKBP Ananda Fauzi Harahap jauh sebelum yang bersangkutan menjabat sebagai Kapolres Barru.

Advertisement

“Kami mengenal Pak Ananda jauh sebelum beliau menjabat sebagai Kapolres Barru. Bagi kami, beliau adalah sosok yang dekat dengan semua kalangan, komunikatif, dan mampu membangun hubungan yang baik dengan masyarakat maupun berbagai elemen,” ujar Illank dalam keterangannya Senin (31/8/2026).

Menurutnya, karakter kepemimpinan yang mampu membangun komunikasi lintas kelompok merupakan modal penting dalam menjalankan tugas, khususnya pada posisi yang berkaitan dengan fungsi intelijen dan keamanan.

“Karena itu, ketika beliau dipercaya menempati posisi sebagai Wadirintelkam Polda Sulsel, kami pikir ini sangat pas. Posisi tersebut membutuhkan kemampuan membaca situasi, membangun komunikasi, mengelola informasi, sekaligus menjaga hubungan yang baik dengan berbagai elemen masyarakat,” jelasnya.

Illank menilai pengalaman AKBP Ananda selama memimpin Polres Barru menjadi salah satu modal penting dalam menjalankan amanah barunya.

Pengalaman bersentuhan langsung dengan masyarakat, tokoh-tokoh daerah, organisasi kemasyarakatan, pemuda, serta berbagai kelompok sosial dinilai akan menjadi bekal dalam menjalankan fungsi intelijen secara lebih humanis dan komunikatif.

“Bagi kami, jabatan bukan hanya soal pangkat dan struktur. Yang paling penting adalah bagaimana seorang pejabat mampu menghadirkan rasa aman, membangun kepercayaan, dan menjaga komunikasi dengan semua pihak. Pak Ananda punya karakter itu,” katanya.

Ia pun berharap pengalaman dan pendekatan yang telah dibangun AKBP Ananda selama bertugas dapat terus dipertahankan dalam jabatan barunya.

“Kami tentu berharap beliau dapat menjalankan amanah ini dengan baik. Selamat atas kepercayaan yang diberikan. Semoga di posisi yang baru, beliau semakin sukses dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi institusi Polri dan masyarakat Sulawesi Selatan,” tutup Illank Radjab.

Laskar Sulawesi Selatan, lanjut Illank, melihat pergantian dan penempatan pejabat sebagai bagian dari dinamika organisasi Polri yang harus dimaknai secara positif, khususnya dalam rangka memperkuat pelayanan, keamanan, serta hubungan antara kepolisian dan masyarakat. (*)

Advertisement