Jalankan Mandat Konstitusi, HIPMA Gowa Somba Opu Tegaskan Kaderisasi Sebagai Nafas Organisasi

0
FOTO: Himpunan Pelajar Mahasiswa (HIPMA) Gowa Koordinatorat Somba Opu Periode 2024–2025. Menggelar kaderisasi sebagai fondasi keberlanjutan organisasi melalui pelaksanaan Pendidikan Kader Dasar (PKD) yang digelar pada Sabtu–Ahad, 17–18 Januari 2026, di Art Gallery Benteng Somba Opu.
FOTO: Himpunan Pelajar Mahasiswa (HIPMA) Gowa Koordinatorat Somba Opu Periode 2024–2025. Menggelar kaderisasi sebagai fondasi keberlanjutan organisasi melalui pelaksanaan Pendidikan Kader Dasar (PKD) yang digelar pada Sabtu–Ahad, 17–18 Januari 2026, di Art Gallery Benteng Somba Opu.

LEGIONNEWS.COM – GOWA, Himpunan Pelajar Mahasiswa (HIPMA) Gowa Koordinatorat Somba Opu Periode 2024–2025 menegaskan kembali pentingnya kaderisasi sebagai fondasi keberlanjutan organisasi melalui pelaksanaan Pendidikan Kader Dasar (PKD) yang digelar pada Sabtu–Ahad, 17–18 Januari 2026, di Art Gallery Benteng Somba Opu.

Mengusung tema “Rekonstruksi Paradigma Kader: Aktualisasi Kognitif Dalam Upaya Eksistensi Lembaga Yang Berkelanjutan”, PKD ini tidak hanya dimaknai sebagai agenda rutin, tetapi sebagai langkah korektif atas stagnasi kaderisasi yang selama ini menjadi problem laten organisasi mahasiswa.

Ketua Umum HIPMA GOWA Koordinatorat Somba Opu, Mumtaz Khalil Gibran, menegaskan bahwa kaderisasi adalah mandat konstitusional yang tidak boleh ditawar oleh siapapun yang mengatasnamakan organisasi.

“PKD ini bukan pilihan, tetapi kewajiban. Ketika kaderisasi diabaikan, maka organisasi sedang menggali kuburnya sendiri. Kami tidak ingin HIPMA Gowa Koordinatorat Somba Opu hanya hidup dalam nama, tetapi mati dalam gagasan dan regenerasi,” tegas Mumtaz.

Ia menambahkan bahwa keberanian menjalankan PKD di tengah berbagai keterbatasan merupakan bentuk tanggung jawab moral pengurus terhadap masa depan lembaga.

“Organisasi yang sehat bukan yang ramai di baliho, tetapi yang konsisten melahirkan kader berkesadaran ideologis dan intelektual,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Dewan Pengurus Pusat (DPP) HIPMA Gowa, Elma Wahyuni, menyebut PKD ini sebagai alarm keras bagi seluruh struktur organisasi agar tidak larut dalam zona nyaman.

“Beberapa tahun terakhir, HIPMA Gowa Koordinatorat Somba Opu mengalami kemandekan kaderisasi. PKD ini menjadi titik balik, sekaligus kritik internal bahwa organisasi tidak boleh dibiarkan tertidur atas nama stabilitas semu,” ungkap Elma.

Menurutnya, kaderisasi bukan sekadar melahirkan anggota baru, melainkan membentuk watak perjuangan dan arah gerak organisasi.

“Tanpa kaderisasi yang serius, organisasi akan kehilangan visi, kehilangan militansi, dan pada akhirnya kehilangan relevansi di tengah persoalan rakyat dan daerah,” ujarnya.

Ketua Pelaksana PKD, Surya, menyampaikan bahwa keberhasilan kegiatan ini merupakan buah dari kerja kolektif dan kemandirian pengurus.

“PKD ini kami laksanakan dengan sumber dana yang murni berasal dari kreativitas internal dan proposal. Ini membuktikan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk tidak menjalankan kaderisasi,” jelas Surya.

Ia melaporkan bahwa sebanyak 17 peserta dinyatakan lulus, dan diharapkan menjadi embrio kader ideologis yang mampu menghidupkan kembali dinamika organisasi.

“Kami tidak hanya mengejar kuantitas, tetapi kualitas kader yang siap berpikir kritis dan bertanggung jawab terhadap masa depan HIPMA Gowa,” tutupnya.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan bersejarah Benteng Somba Opu ini ditutup dengan pengukuhan kader baru, sebagai simbol dimulainya kembali denyut kaderisasi HIPMA Gowa Koordinatorat Somba Opu sebagai organisasi yang sadar akan mandat sejarah dan konstitusinya. (*)

Advertisement