dr Tifa: Termul Lain Sudah pada Naik Mobil Alphard dan Mercedes-Benz, Dian Sandi Paling Apes

0
FOTO: Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa di PN Jakarta Timur, (Ist/SNN)
FOTO: Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa di PN Jakarta Timur, (Ist/SNN)

LEGIONNEWS.COM – Direktur Media Sosial Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi Utama menghadiri sidang lanjutan perkara dugaan pencemaran nama baik terkait ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Selain Dian Sandi, Turut hadir dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur itu, Dumatno, Sepupu satu kali Joko Widodo.

Duduk sebagai terdakwa Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa di PN Jakarta Timur, Kamis (22/10/2026).

Advertisement

Sebelum sidang digelar, Pada Kamis, Lewat akun media sosial X miliknya. dr Tifa menyindir sosok Dian Sandi orang yang pertama kali mengunggah foto ijazah Joko Widodo di X.

“DIAN SANDI MENDATANGI MESIN BLENDER! Biang keladi dari semua kegaduhan ini akan dipanggil jadi saksi pada sidang pokok perkara ke-4 Dokter Tifa, Kamis 22 Oktober 2026,” tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Kamis (22/10).

“Saya dan Tim Advokat sudah memeriksa dan meneliti BAP saksi atas nama DSU ini. Dan kesimpulan kami cuma satu kata: AMBYAR!” lanjutnya.

Menurut Dokter Tifa, Dian Sandi yang ia kategorikan sebagai “ternak Mulyono” atau “Termul”, sebutan yang kerap digunakan untuk kelompok pembela Jokowi, merupakan sosok yang paling tidak beruntung dibandingkan lainnya.

Dalam akun X nya, Dokter Tifa menyebut Dian Sandi sebagai “Termul” paling apes.

dr Tifa menyindir Dian Sandi, Bahwa rekan rekannya para termul sudah sudah menunggangi mobil mewah seperti Alphard atau Mercedes-Benz (Mercy).

Kata Tifa, Justru Dian Sandi mengalami nasib “amsyong”.

“Setermul-termulnya para Termul ini adalah yang paling apes. Termul-termul setelah menyalak menggonggong 600 hari saya lihat sudah pakai Mercy, Alphard, Pajero ketika wara-wiri Talkshow sana sini. Meningkat mereka dari setahun lalu masih pakai Avanza dan Mobilio butut sekarang sudah mulai pada tajir,” tulis dr Tifa.

“Cuma orang ini yang aduh… amsyong betul nasibnya,” tutur Tifa dengan meledek.

Dokter Tifa menggunakan istilah “mesin blender” untuk menggambarkan strategi yang akan digunakan tim kuasa hukumnya dalam persidangan.

“Mesin Blender sudah saya panaskan, dengan mata pisau sebanyak 300 halaman. Semoga Hakim yang hari ini kita adukan ke KY, besok tidak membatasi waktu kami dalam memproses pemblenderan sehingga menghasilkan bumbu rendang yang haluuus.” tulis Tifa di X.

“Ayolah main ke PN Jakarta Timur ya menyaksikan dr Tifa dan Tim Advokatnya masak rendang,” lanjutnya di X. (*)

Advertisement