
JAKARTA – Ketua Umum Logis 08, Anshar Ilo, mengapresiasi langkah Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang turun langsung menemui massa buruh di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (6/10/2026).
Menurut Anshar, langkah Dasco bersama pimpinan DPR lainnya menemui massa dan menyampaikan langsung hasil Rapat Paripurna DPR RI menunjukkan adanya komunikasi terbuka antara pimpinan parlemen dengan para pekerja yang menyampaikan aspirasinya.
“Ini langkah yang patut diapresiasi. Pak Dasco tidak hanya menyampaikan dari dalam gedung DPR, tetapi turun langsung menemui massa buruh dan menyampaikan bahwa RUU Pelindungan Ketenagakerjaan telah disahkan menjadi undang-undang,” kata Anshar dalam keterangan resminya ke Wartawan, Selasa (06/10).
Anshar menilai penyampaian langsung tersebut menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi antara DPR dan masyarakat, khususnya para pekerja. Terlebih, pengesahan UU Pelindungan Ketenagakerjaan dilakukan dalam Rapat Paripurna DPR RI pada hari yang sama.
Dalam pernyataannya di hadapan massa buruh dari atas mobil komando, Dasco menyampaikan bahwa DPR bersama pemerintah telah menunaikan komitmen untuk menyelesaikan UU Pelindungan Ketenagakerjaan pada Oktober 2026, sesuai tindak lanjut terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi.
“Bagi kami, ini menunjukkan bahwa aspirasi yang disampaikan masyarakat dapat direspons melalui proses kelembagaan. Kami mengapresiasi Pak Dasco yang hadir langsung di tengah-tengah buruh dan menyampaikan hasilnya secara terbuka,” ujar Anshar.
Ia berharap setelah pengesahan UU tersebut, komunikasi dan sinergi antara pemerintah, DPR, pengusaha dan pekerja terus diperkuat agar pelaksanaan regulasi benar-benar memberikan kepastian dan perlindungan bagi tenaga kerja.
“Yang paling penting sekarang adalah bagaimana undang-undang yang sudah disahkan ini dapat dijalankan dengan baik dan memberikan manfaat bagi pekerja serta dunia usaha,” katanya.
Anshar juga mengapresiasi sikap Dasco yang mengajak seluruh pihak menjaga kerja sama setelah pengesahan UU Pelindungan Ketenagakerjaan. Dasco menyebut pengesahan tersebut sebagai kado bagi rakyat Indonesia, khususnya para buruh, serta berharap kerja sama buruh, pemerintah, pengusaha dan DPR terus berjalan. (**)
























