
LEGIONNEWS.COM – WAMENA, TPNPB Kodap XVI Yahukimo mengaku bertanggungjawab atas upaya pembunuhan terhadap Kole Lasari alias Ari (34) di Jalan J.B Wenas, Kampung Wesama, Distrik Wesaput, Wamena, Papua, Rabu, 30 September 2026 sekitar pukul 13.30 WIT.
Dalam rilisnya, Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari Mayor Makar Sobolim bersama Lampion Heluka
Kelompok separatis papua merdeka itu mengklaim Ari pedagang bakso keliling merupakan agen intelijen militer Indonesia.
Hal senada juga disampaikan oleh juru bicara OPM, Sebby Sambom, secara resmi telah menyatakan bertanggungjawab atas penyerangan warga sipil tersebut.
Korban yang terluka langsung dievakuasi oleh warga dan aparat ke RSUD Wamena untuk mendapatkan penanganan medis kedaruratan.
Korban tiba-tiba diserang dan ditikam menggunakan senjata tajam oleh dua orang pelaku saat sedang memarkirkan kendaraannya untuk berjualan di area tersebut.
Setelah melancarkan aksinya, para pelaku langsung melarikan diri dan meninggalkan korban yang mengalami luka parah di lokasi kejadian.
Saat ini, kepolisian setempat tengah melakukan penyelidikan mendalam guna memburu para pelaku, di tengah meningkatnya tensi keamanan di wilayah Trans Wamena akibat ancaman kelompok bersenjata terhadap para pekerja pendatang. (*)
























