Jadi Guru Besar, Prof. Dr. Slamet Sampurno Soewondo: Perkembangan Pengetahuan Dokter Asing di Indonesia

0
FOTO: Prof. Dr. Slamet Sampurno Soewondo, S.H., M.H., D.F.M., Mengikuti prosesi penerimaan anggota Dewan Profesor di Ruang Senat Lantai 2, Gedung Rektorat, Kampus Unhas Tamalanrea. Senin (28/09/2026)
FOTO: Prof. Dr. Slamet Sampurno Soewondo, S.H., M.H., D.F.M., Mengikuti prosesi penerimaan anggota Dewan Profesor di Ruang Senat Lantai 2, Gedung Rektorat, Kampus Unhas Tamalanrea. Senin (28/09/2026)

LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, Universitas Hasanuddin memberi gelar guru besar kepada Prof. Dr. Slamet Sampurno Soewondo, S.H., M.H., D.F.M.

Prof. Dr. Slamet Sampurno Soewondo, S.H., M.H., D.F.M., Mengikuti prosesi penerimaan anggota Dewan Profesor di Ruang Senat Lantai 2, Gedung Rektorat, Kampus Unhas Tamalanrea. Senin (28/09/2026)

Prof. Dr. Slamet Sampurno Soewondo, S.H., M.H., D.F.M.

Advertisement

Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Kesehatan ini menyajikan pidato penerimaan berjudul: “Perkembangan Pengetahuan Dokter Asing di Indonesia.”

Prof. Slamet menyoroti perkembangan hukum kesehatan dalam menghadapi keberadaan dokter asing di Indonesia. Menurutnya, sistem hukum kesehatan harus memastikan bahwa dokter lokal maupun asing tunduk pada standar moral yang sama serta berada dalam sistem pengawasan yang adil.

“Tata kelola tersebut harus mengutamakan keselamatan pasien dan kepentingan publik. Dengan demikian, perkembangan ilmu hukum kesehatan tidak berhenti pada aspek teoritis, tetapi dapat menjadi pedoman praktis dalam merumuskan kebijakan yang berdampak langsung terhadap penguatan sistem kesehatan nasional,” kata Prof. Slamet.

Hukum kesehatan, menurutnya, memiliki peluang untuk berkembang sebagai salah satu bidang kajian hukum yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat kontemporer karena isu kesehatan merupakan kebutuhan universal yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Advertisement