Dua Tokoh Perwakilan Masyarakat DOB Grimenawa, Diterima Presiden Prabowo di Hambalang

0
FOTO: Presiden Prabowo Subianto menerima dua orang perwakilan masyarakat dari Kabupaten Jayapura, Papua. (Dok milik akun facebook Yulianus Dwaa)
FOTO: Presiden Prabowo Subianto menerima dua orang perwakilan masyarakat dari Kabupaten Jayapura, Papua. (Dok milik akun facebook Yulianus Dwaa)

LEGIONNEWS.COM – JAYAPURA, Presiden Prabowo Subianto menerima dua orang perwakilan masyarakat dari Kabupaten Jayapura, Papua.

Hal itu diketahui dari unggahan akun facebook Yulianus Dwaa. Dalam unggahannya nampak kedua warga kabupaten Jayapura diterima Presiden di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Dalam unggahannya pertemuan tokoh masyarakat dengan Presiden Prabowo berlangsung Minggu 20 September 2026.

Advertisement

Dari unggahan Yulianus Dwaa keduanya, Menyampaikan aspirasi Daerah Otonomi Baru (DOB) Grimenawa.

“Pertemuan kemarin 20 September 2026 dengan presiden.” *** tulis akun Yulianus Dwaa dilihat Senin (21/9/2026)

“Aspirasi DOB Grimenawa sudah disampaikan kepada Presiden.
Tim DOB Di beri kesempatan 10 hari untuk masukan dokumen DOB Grimenawa kepada presiden.” ***

“Trima Kasih Wate/Om DARIUS BAYANI Sang Rambo Indonesia Asal Papua Telah Melaporkan Kesiapan DOB GRIME NAWA.” ***

“Tuhan Menolong Kita Semua.” tutup unggahan Yulianus Dwaa dengan doa.

Sebelumnya diberitakan, Bupati Jayapura, Papua, Yunus Wonda menyatakan komitmennya mendorong pembentukan daerah otonomi baru (DOB) Kabupaten Grimenawa, sebagai pemekaran dari Kabupaten Jayapura.

Komitmen itu disampaikan Yunus Wonda saat konferensi pers di Aula I Kantor Bupati Jayapura di Gunung Merah, Distrik Sentani, Selasa (17/3/2026).

Wonda mengatakan, komitmennya mendorong pembentukan DOB Grimenawa sesuai janji politik yang ia sampaikan pada masa kampanye pemilihan bupati dan wakil bupati Jayapura, 2024 silam.

Menurutnya, saat berkampanye di Grimenawa pada masa pemilihan kepala daerah (pilkada), masyarakat di sana mempertanyakan bagaimana sikap politiknya terhadap pemekaran wilayah itu dari kabupaten induk Jayapura.

“Pemekaran Grimenawa itu janji saya dan wakil bupati waktu tiba di sana. Masyarakat punya aspirasi meminta pemekaran Grimenawa. Bukan saja saya dan pak wakil saat kampanye, tapi waktu kampanye calon gubernur [saat itu] Pak Fakhiri, pertanyaan yang sama diajukan masyarakat yaitu pemekaran Grimenawa. Kami sudah komitmen untuk itu,” kata Yunus wonda.

Wonda mengatakan, persetujuan pembentukan DOB Grimenawa juga sudah disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR Papua, periode 2014-2019. Ketika itu Yunus Wonda menjabat sebagai ketua DPR Papua.

“Saya yang ketuk palu sidang paripurna pemekaran Grimenawa [di DPR Papua ketika itu]. Hari ini, kami dorong itu menjadi agenda kami berdua, itu janji politik kami. Kami akan terus berkomitmen untuk dorong sampai pemekaran Grimenawa harus jadi,” ujarnya seperti dikutip dari media lokal. (LN/*)

Advertisement