LEGIONNEWS.COM – GOWA, Di tengah dinamika politik dan kondisi sosial yang berkembang di Kabupaten Gowa, kelompok masyarakat yang menamakan diri “Relawan Rembuk Gowa” resmi terbentuk sebagai wadah konsolidasi masyarakat sipil yang mengedepankan persatuan, stabilitas daerah, dan pengawalan terhadap agenda kesejahteraan masyarakat.
Relawan Rembuk Gowa disebut lahir dari kesepahaman berbagai elemen masyarakat yang menginginkan situasi daerah tetap kondusif serta pemerintahan berjalan secara stabil tanpa gangguan kepentingan politik yang berlebihan.
Di dalam relawan tersebut turut bergabung tokoh-tokoh masyarakat, unsur organisasi kemasyarakatan (ormas), serta organisasi kepemudaan yang sepakat menjaga pemerintahan dan mengawal kepentingan masyarakat Kabupaten Gowa.
Pembentukan Relawan Rembuk Gowa diumumkan langsung oleh pimpinan tertinggi relawan, Nasrun Mantja atau yang akrab disapa Daeng Accung. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa Gowa membutuhkan suasana yang teduh dan kondusif agar pembangunan daerah dapat berjalan maksimal tanpa dibayangi konflik kepentingan maupun provokasi yang dapat memecah masyarakat.
“Gowa harus dibawa kembali ke dudukan idealnya. Jangan ada upaya memecah belah rakyat Gowa dengan isu-isu provokasi yang hanya memperuncing keadaan. Daerah ini membutuhkan ketenangan, persatuan, dan energi bersama untuk mengawal kesejahteraan masyarakat,” tegas Daeng Accung.
Ia menegaskan bahwa Relawan Rembuk Gowa hadir bukan sebagai alat konflik politik, melainkan sebagai ruang rembuk bersama lintas elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas sosial dan mendukung jalannya pemerintahan yang fokus pada kepentingan rakyat.
Menurutnya, demokrasi harus tetap dijalankan dengan etika dan kedewasaan politik. Perbedaan pandangan tidak boleh berubah menjadi upaya menggiring masyarakat pada konflik horizontal ataupun pembentukan opini-opini liar yang dapat mengganggu ketentraman daerah.
“Relawan ini terdiri dari tokoh masyarakat, unsur ormas, dan organisasi kepemudaan yang memiliki kesamaan pandangan bahwa pemerintahan harus dijaga bersama. Kritik boleh, kontrol sosial penting, tetapi jangan sampai ada upaya yang justru merusak persatuan masyarakat Gowa,” lanjutnya.
Relawan Rembuk Gowa juga menyatakan komitmennya untuk aktif mengawal program pembangunan daerah serta menjadi bagian dari gerakan sosial yang mendorong terciptanya ruang demokrasi yang sehat, beradab, dan mengedepankan kepentingan masyarakat luas.
Di akhir pernyataannya, Daeng Accung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kedamaian dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperkeruh suasana di Kabupaten Gowa. (*)









![FOTO: Nasrun Mantja [Daeng Accung] Pendiri Relawan Rembuk Gowa. (Istimewa) FOTO: Nasrun Mantja [Daeng Accung] Pendiri Relawan Rembuk Gowa. (Istimewa)](https://legion-news.com/wp-content/uploads/2026/05/img-20260522-wa0512-696x452.jpg)











