MPI Sulsel Apresiasi Prestasi Lapas Maros, Dinilai Jadi Barometer Reformasi Pemasyarakatan

0
FOTO: Kalapas Kelas IIB Kabupaten Maros yang berhasil meraih penghargaan pada ajang Treasury Awards KPPN Makassar II.
FOTO: Kalapas Kelas IIB Kabupaten Maros yang berhasil meraih penghargaan pada ajang Treasury Awards KPPN Makassar II.

LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, Organisasi kepemudaan Mahasiswa Pembangunan Indonesia (MPI) Sulawesi Selatan mengapresiasi capaian Lapas Kelas IIB Kabupaten Maros yang berhasil meraih penghargaan pada ajang Treasury Awards KPPN Makassar II.

Apresiasi tersebut disampaikan melalui Ketua Bidang Reformasi Birokrasi MPI Sulawesi Selatan, Syamsuddin Rasyid. MPI Sulawesi Selatan sendiri merupakan salah satu organisasi kepemudaan (OKP) yang berhimpun di bawah naungan Komite Nasional Pemuda Indonesia.

Menurut Syamsuddin Rasyid, penghargaan yang diraih Lapas Maros menjadi indikator positif terhadap upaya pembenahan tata kelola administrasi dan pengelolaan keuangan negara di lingkungan pemasyarakatan.

Advertisement

“Kami dari MPI Sulawesi Selatan memberikan apresiasi atas capaian Lapas Kelas IIB Maros dalam meraih penghargaan Treasury Awards KPPN Makassar II. Ini menunjukkan adanya komitmen dalam membangun birokrasi yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).

Ia menilai, capaian tersebut penting diapresiasi di tengah tingginya perhatian publik terhadap institusi pelayanan negara, khususnya lembaga pemasyarakatan yang terus didorong melakukan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Capaian yang diraih Lapas Kelas IIB Maros dapat menjadi barometer sekaligus indikator positif bagi upaya pemulihan citra lembaga pemasyarakatan di Sulawesi Selatan. Di tengah berbagai stigma dan sorotan publik terhadap dunia pemasyarakatan, prestasi ini menunjukkan bahwa reformasi birokrasi, tata kelola yang profesional, serta penguatan integritas kelembagaan masih dapat diwujudkan secara nyata,” lanjut Syamsuddin Rasyid.

Ia menambahkan, penghargaan tersebut menjadi pesan penting bahwa lembaga pemasyarakatan tidak boleh terus dipandang dari sisi negatif semata, melainkan juga perlu diberikan ruang apresiasi terhadap capaian dan pembenahan sistem yang dilakukan.

“Prestasi ini harus menjadi motivasi bagi seluruh institusi pelayanan publik di Sulawesi Selatan agar terus menjaga integritas kelembagaan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya.

MPI Sulawesi Selatan berharap semangat reformasi birokrasi terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah, lembaga pelayanan publik, dan elemen kepemudaan dalam membangun sistem birokrasi yang modern, efektif, dan dipercaya masyarakat. (*)

Advertisement