
LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, Perwakilan Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, bertemu Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani). Kedatangan perwakilan tersebut untuk membahas potensi garam Jeneponto yang akan dipasok ke industri di Gresik.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berupaya memperkuat sektor industrialisasi dengan membuka peluang kerja sama pasokan bahan baku dari daerah lain.
Gus Yani, mengatakan bahwa Jeneponto datang membawa tawaran yang sangat menarik, yaitu potensi garam lokal yang diproduksi secara tradisional oleh masyarakat dengan jumlah yang cukup besar. Kedatangan mereka ingin menawarkan potensi garam.
“Jeneponto punya sumber daya garam yang dikelola masyarakat lokal. Kalau melihat datanya, potensinya cukup besar dan ini menjadi daya tarik otomatis bagi industri yang ada di Kabupaten Gresik,” kata Gus Yani dikutip Jumat (12/22/2025).
Gus Yani menjelaskan, kebutuhan garam industri di Gresik sangat tinggi. Sejumlah industri besar membutuhkan pasokan garam secara berkelanjutan, di antaranya PT Garam (BUMN), Unichem, dan Susanti Megah.
Bahkan, dalam waktu dekat, Petrokimia Gresik juga akan membangun pabrik soda ash yang memerlukan ketersediaan garam dalam jumlah besar.
Ini sangat menarik dan mudah-mudahan nanti ada kunjungan balik. Kita ajak pabrik-pabrik yang kebutuhan garam untuk ke Jeneponto dan melihat langsung potensi di sana,” imbuhnya.
Menurut Bupati, kerja sama antara dua kabupaten ini berpotensi menciptakan hubungan simbiosis mutualisme atau saling menguntungkan.
Jeneponto memiliki suplai garam besar dari produksi masyarakat lokal, sementara Gresik membutuhkan pasokan untuk berbagai kebutuhan industri.
Simbiosisnya adalah mereka punya potensi garam yang dikelola oleh masyarakat lokal tradisional dengan jumlah yang cukup besar. Sehingga nanti ini berdampak pada berkurangnya garam impor,” ujarnya.
Garam yang diproduksi di Jeneponto nantinya dapat diolah menjadi berbagai jenis, termasuk untuk kebutuhan medis dan kecantikan.
Ini bagus dan harapannya kita bisa segera melakukan kunjungan ke sana,” tutup Gus Yani, menekankan pentingnya merealisasikan potensi kerja sama ini secepatnya. (*)
























