
TORAJA-UTARA, Legion-news Heboh soal Wakil bupati dan Kapolres Toraja Utara (Torut) menerima dosis vaksin ke tiga (Moderna) yang seharusnya di peruntukan bagi tenaga kesehatan.
Dilansir dari salah satu stasiun televisi nasional yang mengkonfirmasi langsung ke Bupati Torut Yohanis Bassang terkait dengan Wabup, Kapolres dan Forkopimda Torut telah menerima dosis ke 3 vaksin Moderna.
“Saya pikir itu tidak benar masih ada sebagian, yang baru menerima hanya 2,” kata Bupati Torut melalui sambungan telpon ke awak media metro tv. Sabtu, (14/8).
Reporter, Saat ini di kabupaten Toraja Utara penerimaan vaksin pertama dan kedua baru mencapai 15 atau sekitar 20 persen dan aturan jelas dari Pemerintah Pusat bahwa aturan yang hanya bisa menerima dosis ketiga adalah para Nakes, Jadi apa alasan Forkompimda Toraja Utara ikut menerima vaksin ketiga, Pak Yohanis?
“Saya sepakat vaksin ketiga ini untuk tenaga kesehatan, tetap saya pikir Forkompimda ini juga bagian dari Sathas COVID, yang tentu mobilitasnya juga tinggi yang bersentuhan dengan masyarakat. Jadi saya pikir seandainya negara jangan Forkompinda seluruh masyarakat layak untuk divaksin, yach kalau itu hanya terbatas ketersedianya yach tidak apa-apa.
Lanjut, “Kita skala proritaskan dulu untuk tenaga kesehatan, setelah itu semua baik itu yang ada disektor pendidikan atau pelayanan lainnya yang ada di Pemerintahan tidak ada salahnya diberikan vaksin, Tapikan negara hadir untuk vaksinasi seluruh masyarakatnya Indonesia,”
Keterangan lengkap Bupati Toraja Utara dapat dilihat pada link video diatas.
Diketahui, dalam pelaksanaan vaksinasi dengan vaksin Moderna yang digelar di lantai 2 kantor Bupati Toraja Utara, pada Selasa (10/8/2021) lalu.
Vaksinasi dosis tahap ketiga (booster) diperuntukan bagi tenaga kesehatan, namun penerimaan dosis vaksin moderna didahului oleh Forkopimda yakni Wakil Bupati Toraja Utara Frederik V Palimbong, selanjutnya Kapolres Toraja Utara AKBP Yudha Wiradjati Kusuma, Ny. Damayanti V Palimbong dan selanjutnya para tenaga medis. (Let)
























