Warga Muara Gembong Kabupaten Bekasi Terisolir Banjir Parah, Periodonsia FKG UI Turun ke Lokasi

0

Legion News || Jakarta – Perwakilan dosen dan residen dokter gigi spesialis (PPDGS) Periodonsia Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) mendatangi Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi yang terdampak bencana banjir sejak awal Januari. Desa ini merupakan salah satu daerah binaan kegiatan pengabdian masyarakat Departemen Periodonsia FKG UI yang berfokus pada Sustainable Development Goals (SGDs) ketiga yaitu kehidupan sehat dan sejahtera (Good Health and Well-being) dan keempat yaitu pendidikan berkualitas (Quality Education) semenjak program diinisiasi empat tahun yang lalu. Dokter gigi Benso, perwakilan dosen Periodonsia FKG UI, bersama residen melakukan peninjauan lokasi banjir setinggi 70-90 cm ke rumah warga-warga, dialog-audiensi kebutuhan di tempat pengungsian warga, serta pemberian bantuan sosial sembako ke dapur umum.

Bapak Murdani, selaku Sekretaris Desa Pantai Harapanjaya, menyampaikan keluh kesah terkait bencana banjir yang sudah berlangsung selama 22 hari sejak awal tahun 2026. “Banyak rumah warga kami yang sudah terendam banjir hingga hampir satu meter, dan dapur umum sudah kehabisan bahan makanan. Kami membutuhkan banyak perhatian para pemangku kebijakan dan pemerintah karena banjir ini semakin tinggi dan arusnya kencang” ujar Bpk Murdani. Kondisi geografis, curah hujan yang tinggi, dan luapan sungai Ciherang menjadi penyebab banjir kali ini yang termasuk paling parah. Akses menuju kantor desa sudah putus semenjak banjir dan hanya bisa diakses menggunakan perahu karet. Sekitar 21 RT atau kurang lebih 1400an Kepala Keluarga terkena dampak ini.

Melalui arahan Kepala Departemen Periodonsia FKG UI, Prof. Dr. Yuniarti Soeroso, Sp.Perio(K), logistik bahan baku dapur umum merupakan hal prioritas yang dibutuhkan warga saat ini. Sambung beliau, bahwa upaya pencegahan penyakit kulit dan pencernaan juga penting diperhatikan dalam bencana banjir ini, khususnya untuk anak-anak, ibu, dan lansia. Sayangnya, sudah dua warga lansia meninggal dalam bencana banjir ini. Seluruh civitas UI dan warga berharap banjir dapat segera teratasi serta semakin banyak pihak membantu pemulihan pasca bencana banjir di Muara Gembong ini.

Advertisement