
LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, Universitas Hasanuddin secara konsisten menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang adaptif dan siap bersaing melalui Hasanuddin Career Program. Kegiatan ini berlangsung di Arsjad Rasjid Lecture Theater, Jumat 13 Februari 2026, diikuti oleh alumni baru (fresh graduate) dan mahasiswa tingkat akhir. Para peserta memperoleh pembekalan komprehensif terkait persiapan memasuki dunia kerja.
Kepala Career Center Unhas, Burhan Kadir, S.S., M.A., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kesiapan sejak tahap awal proses rekrutmen, termasuk dalam penyusunan daftar riwayat hidup atau curicullum vitae (CV).
“Materi ini mungkin terlihat kecil, tetapi pada pandangan pertama, rekruter melihat CV Anda. Di situlah bagaimana Anda mengiklankan diri menjadi sangat penting. Karena itu kami terus berulang memberikan persiapan seperti ini kepada mahasiswa dan alumni,” kata Burhan.
Burhan juga mengajak peserta untuk aktif memberikan masukan kepada Career Center sebagai bahan evaluasi dan pengembangan program ke depan agar semakin relevan dengan kebutuhan industri.
Materi pertama bertajuk “Build Your Career Path: Essential CV Tips and Interview Skills” dibawakan oleh Baginda Hamzah, S.T., MBA, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unhas. Baginda memiliki pengalaman sebagai Management Trainee Kalla. Pada sesi ini, Baginda membagikan pengalaman dari kesalahan (lesson learned) yang sering ditemui oleh para Human Resource Development (HRD) pada penulisan CV pelamar kerja.
“Memasuki dunia kerja membutuhkan persiapan yang matang. Tidak ada namanya keberuntungan, tapi ketika persiapan bertemu dengan kesempatan. Jadi Anda perlu persiapan,” tegas Baginda.
Kegiatan ini juga menghadirkan Mariesa Giswandhani yang membawakan materi “Public Speaking for Professional”. Dalam sesinya, ia menyoroti bahwa banyak individu sebenarnya memiliki kompetensi yang baik, namun belum mampu menyampaikannya secara optimal.
“Kadang kita masih sulit menceritakan apa yang kita punya. Jadi kita perlu fokus ke peningkatan kemampuan komunikasi,” ujarnya.
Mariesa menjelaskan tiga formula komunikasi yang perlu diperhatikan, yakni 55 persen visual (bahasa tubuh dan penampilan), 38 persen vokal (intonasi dan cara berbicara), serta 7 persen verbal (isi kata-kata yang disampaikan). Ia menekankan bahwa keberhasilan komunikasi tidak hanya ditentukan oleh apa yang disampaikan, tetapi juga bagaimana cara menyampaikannya.
Melalui Hasanuddin Career Program, Unhas berharap lulusan memiliki kesiapan yang lebih matang, tidak hanya dari sisi dokumen dan wawancara, tetapi juga dalam kemampuan komunikasi profesional yang menjadi kunci sukses di dunia kerja yang semakin kompetitif.(*/kmhs/fjr)
























