Retret Kepala Daerah Resmi Ditutup Presiden Prabowo

FOTO: Presiden Prabowo Subianto di kegiatan retret kepala daerah yang digelar di Akademi Militer atau Akmil Magelang, Jawa Tengah. (Properti AHY)
FOTO: Presiden Prabowo Subianto di kegiatan retret kepala daerah yang digelar di Akademi Militer atau Akmil Magelang, Jawa Tengah. (Properti AHY)

LEGIONNEWS.COM – MAGELANG, Presiden Prabowo Subianto Jumat malam ini (28/2/2025) secara resmi akan menutup seluruh rangkaian retret kepala daerah yang digelar di Akademi Militer atau Akmil Magelang, Jawa Tengah.

Prabowo sudah berada di Akmil Magelang sejak Kamis sore, 27 Februari 2025, untuk memimpin parade senja.

Selama retret kepala daerah mendapatkan pelajaran kepemimpinan hingga visi misi program pemerintah pusat.

Pemateri dari Anggota Kabinet Merah Putih seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Politik dan Keamanan Budi Gunawan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, hingga Kepala Kepolisian RI menjadi pemateri.

Advertisement

Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengungkap alasan agenda pemberian arahan Presiden Prabowo Subianto dalam penutupan retret kepala daerah digelar tertutup di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, Jumat (28/2).

Menurut Cak Imin, Prabowo dalam acara tersebut menyampaikan arahan khusus menyangkut visi dan target-target pembangunan Indonesia. Dia mengatakan banyak materi strategis dan rahasia negara yang disampaikan Prabowo di sana.

Visi dan target-target pembangunan yang sangat dalam dan serius, sehingga dibikin tertutup karena banyak materi-materi strategis, rahasia negara yang harus menjadi langkah bersama,” kata Cak Imin di Kompleks Akmil, Jumat siang.

Dalam arahannya, kata dia, Prabowo menyinggung semua sektor, khususnya penguasaan ekonomi demi pemerataan keadilan.

“Arahan yang harus dijalankan semua pihak, menteri dan seluruh gubernur. Pak Prabowo minta 2026 cek kembali apakah sudah terlaksana atau belum,” ucapnya.

Ketua Umum PKB itu juga mengatakan dalam arahannya, Prabowo berpesan kepada para menteri hingga kepala daerah untuk tidak main-main dengan kebijakan dan wajib bebas korupsi. (*)

Advertisement