
LEGIONNEWS.COM – PINRANG, Masih di suasana IdulFitri, Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) cabang kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan menggelar open turnamen pada Sabtu (5/4/2025).
Puluhan peserta dari berbagai wilayah di kabupaten Pinrang ikut meramaikan. Open turnamen itu disponsori tokoh masyarakat Pinrang, H.M.Asyurah SH,M.Kn, dan Kandidat doktor Drs H. Aldin Bulen,SH,.MH.
Haji Asyurah adalah notaris kenamaan di Makassar, Turut hadir unsur pengurus Percasi Sulawesi Selatan Dr H. Herman Dody, Ketua bidang organisasi.
Open turnamen catur ini juga didukung oleh ketua Percasi Pinrang Kent Ali Mukti, Nampak hadir Akmal Hidayat Arief, MPd selaku bendahara Percasi Pinrang.
Sedangkan ketua panitia open turnamen, Irwan Ahmad PNP, Dia merupakan pelatih nasional (Pratama).
Open turnamen catur ini dibuka oleh H. Aldin Bulen,SH,.MH. Selaku dewan pembina Percasi Pinrang, Dalam sambutannya dia mengatakan kegiatan ini nantinya akan terus berlanjut kedepannya untuk mencari bibit unggul di cabang olahraga catur di kabupaten Pinrang.
“Panitia open turnamen catur menyiapkan 25 meja dengan jumlah atlet sebanyak 50 orang,” ungkap Aldin Bulen kepada media usai membuka open turnamen catur Percasi Pinrang. Sabtu,
“Aturan pertandingan menggunakan sistem swiss dan pairing swiss manager. Apalagi ketua panitia open turnamen punya sertifikat kepelatihan skala nasional,” imbuh dewan pembina Percasi Pinrang itu.
“Diantara peserta turnamen catur ada peraih mendali perak di pekan olahraga daerah (Porda) 2018 dan 2022 lalu, Zulkarnain dan Nasrul. Ikut bertanding open turnamen catur ini, Nicolas salah satu peraih juara harapan satu di kejuaraan daerah di kota Parepare 2025,” sambung Aldin.
Aldin yang merupakan kandidat doktor dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar itu menjelaskan open turnamen selanjutnya akan mencari bibit unggul dari kalang milenial.
“Open turnamen selanjutnya kita akan mencoba menggelar kembali di kelompok usia milenial di kabupaten Pinrang. Yang nantinya bisa kita orbitkan di kegiatan skala daerah dan nasional,” tutur kandidat doktor ini. (LN)