LEGIONNEWS.COM – GORONTALO, Persiapan penyelenggaraan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 terus dimatangkan. Kementerian Pertanian bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo, KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan) Nasional, serta pemangku kepentingan terkait menggelar koordinasi pada Selasa (13/1/2026), sebagai langkah awal memperkuat sinergi pusat dan daerah.
PENAS Petani Nelayan XVII dijadwalkan berlangsung di Provinsi Gorontalo pada 20–25 Juni 2026. Kegiatan berskala nasional ini menargetkan kehadiran sekitar 30.000 peserta dari seluruh Indonesia, serta melibatkan undangan petani dari sejumlah negara sahabat sebagai bagian dari penguatan jejaring internasional sektor pertanian.
Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian (Pusluhtan) BPPSDMP Kementerian Pertanian, I Gusti Made Ngurah Kuswandana, menyampaikan bahwa struktur penanggung jawab di setiap bidang telah ditetapkan sehingga seluruh tim pelaksana dapat segera bekerja. “Susunan penanggung jawab masing-masing bidang sudah ditetapkan, sehingga seluruh tim bisa langsung bergerak sesuai tugas dan timeline yang telah disusun,” ujarnya.
Kuswandana menambahkan, tim dari pemerintah pusat dijadwalkan melakukan kunjungan ke Gorontalo pada Sabtu (17/1/2026) dan dilanjutkan dengan rapat koordinasi langsung di lokasi pada Minggu (18/1/2026). “Kunjungan ini penting untuk melihat langsung kesiapan lokasi dan memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana,” katanya.
Sementara itu, pelaksanaan PENAS akan dipusatkan di satu lokasi agar lebih efektif. Pemerintah provinsi juga telah menyiapkan media center, melakukan plotting lokasi pameran, serta menyiapkan area untuk gelar teknologi.
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Muljady D. Mario, mengatakan bahwa sejak ditetapkan sebagai tuan rumah, Pemerintah Provinsi Gorontalo telah melakukan berbagai persiapan. “Seluruh view dan lokasi utama PENAS telah kami siapkan dan saat ini tinggal menunggu arahan lanjutan dari pemerintah pusat,” ujarnya.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Gorontalo telah menyiapkan sekitar 6.000 rumah untuk akomodasi peserta serta aplikasi kepesertaan untuk memantau perkembangan jumlah peserta secara real time. Dalam koordinasi tersebut Kementan menekankan pada prinsip akuntabilitas, serta pentingnya dukungan semua pihak agar PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026 dapat terselenggara dengan sukses.

























