Temui Bahlil, Adnan Sepertinya PDKT Agar dapat “Surat Sakti” di Musda XI Golkar Sulsel

FOTO: Surat Rekomendasi (Diskresi) DPP Partai Golkar kepada Panitia Musda X DPD Golkar Sulsel tahun 2020, Untuk Memilih HM Taufan Pawe secara aklamasi sebagai ketua DPD Golkar Sulsel periode 2020-2025.
FOTO: Surat Rekomendasi (Diskresi) DPP Partai Golkar kepada Panitia Musda X DPD Golkar Sulsel tahun 2020, Untuk Memilih HM Taufan Pawe secara aklamasi sebagai ketua DPD Golkar Sulsel periode 2020-2025.

LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, Silahturahmi Adnan Purichta Ichsan dengan ketua umum DPP partai Golkar Bahlil Lahadalia, Jadi perhatian kader partai berlambang pohon beringin rindang itu.

Pertemuan Adnan dan Bahlil itu terjadi di kediaman pribadi ketua umum golkar, di Jakarta, pada Senin (31/3/2025) pekan lalu.

Salah satu kader partai yang namanya enggan disebutkan mengatakan sepertinya putra dari Ichsan Yasin Limpo itu sedang PDKT “Pendekatan” dengan ketua umum (Ketum) Golkar.

FOTO: Surat Rekomendasi (Diskresi) DPP Partai Golkar kepada Panitia Musda X DPD Golkar Sulsel tahun 2020, Untuk Memilih HM Taufan Pawe secara aklamasi sebagai ketua DPD Golkar Sulsel periode 2020-2025.
FOTO: Surat Rekomendasi (Diskresi) DPP Partai Golkar kepada Panitia Musda X DPD Golkar Sulsel tahun 2020, Untuk Memilih HM Taufan Pawe secara aklamasi sebagai ketua DPD Golkar Sulsel periode 2020-2025.

“Mungkin saja PDKT dengan pak Ketum Bahlil, jelang Musda, Itu tak dilarang, Siapa cepat dia dapat inikan partai politik. Apalagi di Golkar ada surat rekomendasi dari DPP, Istilah kami surat sakti (Diskresi), Kalau itu sudah dipegang dijamin aklamasi pemilihan ketua Golkar Sulsel,” kata senior partai golkar itu.

Advertisement

Berikut catatan kedekatan Adnan Purichta Ichsan dengan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

Saat masih menjabat Ketua Umum BPP HIPMI, Bahlil Lahadalia pernah berkunjung ke Kantor Bupati Gowa, Senin (27/11/2017) silam, Saat itu Adnan masih menjabat bupati Gowa.

Kunjungan Bahlil itu dalam rangka meresmikan taman HIPMI yang terletak di Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Selain itu, Bahlil pernah menyampaikan kedekatannya dengan bupati Gowa dua periode itu (Adnan) saat bertemu dengan kepala daerah se-Indonesia.

Saat Bahlil menghadiri pemberian Nomor Induk Berusaha (NIB) Pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) Perseorangan, di Gedung Celebes Convention Center (CCC) Makassar, Kamis, 22 Desember 2022 lalu. Bahlil kembali menyapa Adnan dalam kegiatan tersebut.

Surat Diskresi Alias “Surat Sakti”

DPP Partai Golkar pernah menerbitkan Surat Diskresi saat digelar Musyawarah Daerah (Musda).

Oleh para kader partai berlambangkan pohon beringin rindang itu menyebutnya “Surat Sakti” dari DPP.

Surat diskresi itu pernah dikeluarkan DPP partai Golkar, saat tiga DPD I menggelar Musyawarah Daerah (Musda), Yaitu DPD I Kalimantan Timur (Kaltim), Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan (Sulsel).

Saat tahun 2020 DPD I Kalimantan Timur menggelar Musda, Rudi Mas’ud menerima surat rekomendasi (Diskresi) dari DPP Partai Golkar. Surat itu ditandatangani oleh ketua umum Airlangga Hartarto dan Sekertaris Jenderal Lodwijk Paulus.

Berdasarkan surat sakti dari DPP Golkar itu, Rudi Mas’ud melenggang mulus. Dia terpilih secara aklamasi dalam Musda itu.

Di tahun yang sama Muh. Aras Tammauni mendapatkan surat rekomendasi (Diskresi) dari DPP partai Golkar.

Aras Tammauni pun melenggang mulus. Dia terpilih secara aklamasi melalui Musda III Golkar Sulawesi Barat.

Tidak hanya DPD I Golkar Kaltim dan Sulbar. Surat rekomendasi juga diterima Supriansa yang saat itu anggota DPR RI periode 2019-2024, Untuk maju sebagai calon ketua DPD Golkar Sulsel.

Namun Supriansyah tak semulus Rudi Mas’ud dan Aras Tammauni. Surat sakti (Diskresi) berubah.

Surat diskresi itu dibatalkan. DPP akhirnya mencabut surat sakti tersebut dan diserahkan kepada Taufan Pawe. Wali kota Parepare dua periode itu pun terpilih secara aklamasi.

Bila surat rekomendasi DPP partai Golkar tak dikeluarkan di Musda X DPD Golkar Sulsel yang digelar di hotel Sultan Jakarta 2020 silam.

Taufan Pawe akan berhadapan dengan calon kuat ketua DPD Golkar lainnya yaitu Hamka B Kady. Politisi senior itu dikenal dekat dengan pelaksana tugas (Plt) DPD Golkar Sulsel saat itu, Nurdin Halid.

Kabar yang berkembang di arena Musda X Golkar Sulsel, Bila gelaran Musda saat itu berjalan normal, Dapat dipastikan Hamka B Kady bakal terpilih, Hampir mayoritas DPD II golkar se sulawesi selatan mendukungnya. (LN)

Advertisement