
LEGIONNEWS.COM – Ditengah kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait dengan tarif dasar dan bea masuk atas barang-barang atau tarif timbal balik yang dikenakan lebih 180 negara, termasuk Indonesia..
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan kembali isi pertemuan dengan anggota kongres amerika serikat dari partai Republik, Carol Miller melalui video conference, Dimana isi pembahasan potensi kerja sama antara Indonesia dan AS selama masa pemerintahan Presiden Donald Trump.
Untuk diketahui Presiden AS pada Rabu (2/4) waktu AS atau Kamis (3/4) pagi waktu Indonesia. Donald Trump menyebutkan Indonesia turut masuk sebagai negara yang terkena tarif timbal balik dengan besaran 32 persen.
“Beberapa waktu lalu saya melaksanakan video conference dengan Anggota Kongres Amerika Serikat dari Partai Republik Ibu Carol Miller dalam rangka membahas beberapa potensi kerja sama antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) selama masa pemerintahan Presiden Donald Trump.” *** tulis Airlangga dalam unggahnya di media sosial, Seperti dilihat Sabtu (5/4).
Dalam unggahnya seperti dikutip dari akun facebooknya. Menko perekonomian itu kepada anggota AS tersebut mengatakan sangat mengapresiasi hubungan bilateral yang baik dengan Amerika Serikat, baik dalam kerja sama ekonomi maupun bentuk lainnya.
“Saya sampaikan Indonesia sangat mengapresiasi hubungan bilateral yang baik dengan Amerika Serikat, baik dalam kerja sama ekonomi maupun bentuk lainnya. Untuk mendukung ketahanan pangan domestik, kami berharap bahwa kerja sama perdagangan pada komoditas pangan esensial seperti kacang kedelai dan gandum dapat diteruskan.” **** kata Menko Perekonomian.
“Anggota Kongres Ibu Miller menyampaikan bahwa AS akan berfokus pada tiga aspek yang menjadi prioritas hubungan dengan Indonesia pada masa pemerintahan Presiden Trump, yaitu kerja sama di sejumlah sektor, stabilitas kawasan, dan keamanan.” *** tulis Airlangga Hartarto.
Menko perekonomian mengatakan dalam unggahnya itu bahwa Carol Miller juga mengapresiasi peran penting Indonesia dalam kawasan Indo-Pasifik dan ASEAN.
“Ibu Carol Miller juga mengapresiasi peran penting Indonesia dalam kawasan Indo-Pasifik dan ASEAN, serta akan terus menjalin hubungan diplomatik secara bilateral yang baik dengan Indonesia.” *** ungkap Airlangga.
Masih dalam unggahnya yang sama Airlangga menyampaikan Selain kerja sama pada perdagangan di sektor pangan strategis, Indonesia juga menyampaikan bahwa potensi kerja sama di bidang ekonomi bersih seperti Carbon Capture and Storage (CCS) serta mineral kritis dapat diteruskan ke depannya. (*)