
LEGIONNEWS.COM – SEJARAH, Pasukan Brigade perempuan dari laskar Pasukan Pembela Keadilan (PPK) yang berhasil diabadikan pada tahun 1959.
Laskar PPK adalah pasukan militan Sulawesi Utara yang dibentuk oleh mantan anggota militer pro Indonesia yang kecewa dengan kebijakan pemerintah pusat di Jakarta.
Salah seorang pemimpin PPK adalah Jan Timbuleng, pemuda dari Minahasa yang dikenal sebagai orang sakti yang kebal peluru.
Jan Timbuleng adalah mantan anggota KNIL yang memilih bergabung dengan para pejuang Indonesia pada masa revolusi kemerdekaan di wilayah Indonesia Timur.
Pernah berperang melawan mantan anggota KNIL lainya pada pemberantasan Republik Maluku Selatan pada tahun 1950.
Tapi Jan Timbuleng harus menelan kekecewaan karena tidak diterima menjadi anggota Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat (APRIS) yang kemudian menjadi cikal bakal TNI.
Bersama mantan anggota KNIL lainnya yang merasa diperlakukan tidak adil oleh APRIS, Jan Timbuleng membentuk pasukan sendiri untuk bergabung dengan gerakan PERMESTA.
Sedangkan gerakan PERMESTA sendiri adalah gerakan yang dipelopori oleh pihak pihak yang protes dengan ketidakadilan pemerintah pusat di Jakarta yang terkesan Jawa Sentris.
Inilah pentingnya keadilan dan pemerataan dalam menjaga kesatuan dan persatuan bangsa, jangan sampai peristiwa masa lalu terulang lagi di masa depan, karena Negara Republik Indonesia bisa terbentuk dari rasa kesatuan dan persatuan yang pada awalnya terpisah.