Berjaya di Era SYL, Runtuh di NH dan TP, Eks Kader Partai Golkar Rebut Ketua DPRD Sulsel

FOTO: Rusdi Masse, Syahrul Yasin Limpo eks kader partai Golkar, Nurdin Halid dan Taufan Pawe mantan dan Ketua DPD Golkar Sulsel. (Kolase)
FOTO: Rusdi Masse, Syahrul Yasin Limpo eks kader partai Golkar, Nurdin Halid dan Taufan Pawe mantan dan Ketua DPD Golkar Sulsel. (Kolase)

LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, Jelang musyawarah daerah (Musda) partai golkar sulawesi selatan (Sulsel) Mei 2025 mendatang. Sindiran datang dari politisi senior partai berlambangkan beringin rindang Nurdin Halid (NH).

Dilansir dari pemberitaan Kamis (27/3) NH menyindir Taufan Pawe yang namanya tidak masuk dalam daftar nama potensial calon ketua DPD Golkar Sulsel.

  • BACA JUGA:
    Habiburokhman Sepakat Usulan Kementerian HAM Agar SKCK Dihapus

Mantan wakil ketua umum DPP partai golkar itu menyebut ada 5 nama calon potensial mengantikan TP, Mereka diantaranya Andi Ina Kartika Sari, Ilham Arief Sirajuddin, Adnan Purichta Ichsan, Indah Putri Indrayani dan Munafri Arifuddin (APPI).

NH menyebutkan dua perempuan kader partai beringin yang saat ini menjabat kepala daerah dan mantan bupati di sulawesi selatan juga sebagai kader potensial memimpin partai golkar di Sulsel.

Advertisement

“Jadi ada dua perempuan yang potensial itu Indah sama Andi Ina. Ini yang sangat potensial untuk memimpin Golkar kedepan,” kata NH seperti diberitakan. Kamis (27/3).

Saat digelar buka puasa bersama partai golongan karya (Golkar) di Four Points by Sheraton Makassar hotel, Selasa (18/3) pekan lalu. Taufan Pawe menyatakan bahwa dirinya akan maju bila kader partai menginginkan dia kembali memimpin partai golkar di Sulsel.

Bahkan Taufan Pawe mengaku telah membangun komunikasi dengan DPD II partai golkar di Sulawesi Selatan.

“Biarkanlah berjalan dengan sendirinya,” ujar pemilik akronim TP itu usai digelar buka puasa bersama 24 Ketua dan pengurus DPD Golkar di Sulsel.

Dihadapan awak media mantan wali kota Parepare dua periode itu siap maju kembali jika para pengurus dan kader partai kembali mendorongnya maju kembali.

“Saya lihat sesuai dengan kebutuhan partai. Kalau partai masih membutuhkan saya. Ya tentu, saya siap,” tutur anggota Komisi II DPR RI itu.

“Tapi sebagai kader saya siap untuk itu,” tegas TP kembali.

Perolehan Kursi Partai Golkar Sulsel di era SYL, NH dan TP

Partai golkar di era kepemimpinan Syahrul Yasin Limpo (SYL) mendapatkan jatah 18 kursi di DPRD Sulsel. Hasil dari pemilihan legislatif (Pileg) 2009.

Di tahun 2016, DPP partai golkar menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Provinsi Bali, Selasa (17/5/2016).

Usai gelaran Munaslub, di tahun yang sama SYL kemudian digantikan Nurdin Halid, Menahkodai partai golkar di Sulsel. NH diangkat sebagai pelaksana tugas (Plt) DPD partai Golkar mengantikan Syahrul YL melalui Surat Keputusan (SK) DPP Partai Golkar bernomor KEP-147/DPP/Golkar/XI/2016 tertanggal 3 September 2016.

Hampir tiga tahun lamanya NH menahkodai partai Golkar sebagai Plt, Tahun 2018 Nurdin Halid maju sebagai calon gubernur Sulsel berpasangan dengan Azis Kahar Muzakar, NH kalah dalam dalam pemilihan kepala daerah kala itu oleh Nurdin Abdullah.

Dimasa Nurdin  di Tahun 2019 digelar pemilu legislatif. Partai golkar di Sulsel kehilangan 4 kursi di DPRD, Partai Golkar hanya memperoleh 13 kursi.

Di era NH, Kursi ketua DPRD Sulsel masih dipegang partai golkar, Andi Ina Kartika Sari ditunjuk sebagai ketua pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan. Nasdem dibawa Kepemimpinan Rusdi Masse (RMS) mendapatkan 12 kursi selisih 1 kursi dari partai golkar yang memperoleh 13 kursi.

RMS yang merupakan eks kader partai golkar Sulsel sukses membawa partai Nasdem menempel ketat partai golkar.

Tahun 2020 DPD Partai Golkar Sulsel menggelar Musda ke X di hotel Sultan Jakarta. 8 Agustus 2020 Taufan Pawe terpilih secara aklamasi.

Taufan Pawe mengantikan NH sebagai pelaksana tugas partai golkar.

Empat tahun mengembangkan tugas selaku ketua DPD golkar Sulsel, di tahun 2024 digelar pemilu legislatif. Taufan Pawe hanya mampu menambahkan 1 kursi tambahan menjadi 14 kursi, Yang sebelumnya 2019 era Nurdin Halid partai golkar hanya mendapat 13 kursi.

Namun peroleh tambahan 1 kursi itu tak mampu mempertahankan pimpinan dewan. Ketua DPRD Sulsel direbut oleh partai Nasdem.

Nasdem mendapatkan 17 jatah kursi dari hasil pileg 2024. RMS pernah tercatat sebagai kader partai golkar di era Syahrul Yasin Limpo tahun 2009 – 2014, Ia mampu meruntuhkan bekas partai yang pernah membesarkannya itu. (LN)

Advertisement