LEGION-NEWS, JAKARTA – Komisi II DPR menggelar rapat dengar pendapat bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/11/2021).
Salah satu agenda rapat yakni membahas kecurangan pada pelaksanaan tes calon pegawai sipil negeri (CPNS) 2021.
Anshar Ilo, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Solidaritas Merah Putih (DPP- PSMP) yang diketahui sejak awal konsisten mengawal kecurangan CPNS di Sulsel meminta ke Komisi II DPR RI dan Aparat Penegak Hukum untuk mengungkap secara mendetail persoalan ini hingga beres.
“Pertama kami apresiasi langkah yang di ambil Komisi II sebagai bentuk keseriusan dalam menangani tindak kecurangan penerimaan CPNS, masyarakat berharap agar kasus ini jadi terang benderang dan menyeret semua pihak terkait untuk di adili,” ungkap Anshar saat dikonfirmasi via WhatsApp nya, Selasa (16/11).
Menurut Anshar Ilo, kasus kecurangan penerimaan CPNS itu, tidak akan terjadi tanpa ada kerjasama antara pihak Internal dan eksternal.
“Artinya, ada sistem kerja yang melibatkan orang luar yang memiliki jaringan kedalam untuk menerapkan metode kecurangan, inilah yang harus di ungkap dalang dari tindakan kecurigaan yang terjadi,” tambah Anshar.
Pihaknya sangat menyakini, Komisi II sebagai wakil rakyat dapat memfasilitasi kekesalan masyarakat Sulsel yang merasa dicurangi.
“Kami Masyarakat Sulsel, khususnya warga Sidrap menitipkan kepada Wakil Rakyat kami di Komisi II DPR RI untuk memfasilitasi apa yang menjadi kekesalan kami kepada pelaku tindak kecurangan,” ujar Ilo sapaan akrabnya.