Apa Respon Pemerintah Indonesia atas Kebijakan Trump?

FOTO: Presiden Prabowo Subianto dipotret di Istana Negara, Jakarta, Senin (24/03). ANTARA FOTO/Galih Pradipta
FOTO: Presiden Prabowo Subianto dipotret di Istana Negara, Jakarta, Senin (24/03). ANTARA FOTO/Galih Pradipta

LEGIONNEWS.COM – Kementerian Luar Negeri Indonesia mengatakan kebijakan tarif Trump memberikan dampak signifikan terhadap daya saing ekspor Indonesia ke AS.

Untuk itu, pemerintah Indonesia disebut tengah menghitung pengenaan tarif AS terhadap sektor-sektor yang terdampak dan akan mengambil langkah strategis untuk memitigasi dampak negatif terhadap perekonomian .

“Pemerintah Indonesia berkomitmen menjaga stabilitas yield Surat Berharga Negara (SBN) di tengah gejolak pasar keuangan global pasca pengumuman tarif resiprokal AS,” bunyi keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri RI, Kamis (03/04).

Selain itu, pemerintah bersama Bank Indonesia terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, buntut tarif AS itu.

Advertisement

Indonesia juga terus melakukan komunikasi dengan pemerintah AS, termasuk mengirimkan delegasi tingkat tinggi ke Washington DC untuk melakukan negosiasi langsung.

Kemlu mengatakan, Presiden RI Prabowo Subianto juga telah menginstruksikan menteri Kabinet Merah Putih untuk melakukan perbaikan struktural, seperti penyederhanaan regulasi dan penghapusan regulasi yang menghambat, khususnya terkait dengan non-tariff barrier.

Di lingkup internasional, kata Kemlu, Indonesia juga telah berkomunikasi dengan Malaysia selaku pemegang Keketuaan ASEAN untuk mengambil langkah bersama, mengingat 10 negara ASEAN seluruhnya terdampak pengenaan tarif AS. (*)

Advertisement