
LEGIONNEWS.COM – MERAUKE, Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) bakal mengisi sejumlah bandar udara perintis di pedalaman Papua. Pasca penyerangan yang dilakukan oleh Kelompok Bersenjata Kriminal (KKB) yang menewaskan pilot dan copilot pesawat PK-SNR milik PT. smart air aviation di Bandara Danowage, Boven Digoel Provinsi Papua Selatan, pada Rabu (11/2/2026) lalu.
Panglima Komando Daerah Udara (Kodau III) Marsda TNI Dr. Azhar Aditama D., S.Sos.,M.M.,M.Han., mendampingi Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Letjen TNI Bambang Trisnohadi meninjau Bandara Korowai Batu, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Senin (16/2/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memperkuat unsur Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) dalam rangka memulihkan konektivitas udara atau jembatan udara Papua, menyusul gangguan keamanan dan insiden penembakan terhadap pesawat sipil yang berdampak pada terhentinya operasional penerbangan di wilayah tersebut.
Sebagai langkah pengamanan, TNI AU melakukan penebalan pasukan Korpasgat dan menempatkan personel di area bandara untuk menjamin keamanan serta mendukung operasional penerbangan.
Personel juga melaksanakan fungsi kebandarudaraan sementara menggantikan unsur sipil guna memastikan distribusi logistik dan mobilitas masyarakat tetap berjalan.
Penguatan ini merupakan tindak lanjut instruksi Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E.,M.M., dengan harapan jembatan udara di wilayah Papua segera pulih dan konektivitas vital bagi masyarakat pedalaman dapat kembali normal. (*)
























