Penulis: Faisal A.Rahman, Ketua Asosiasi Pasar butung
LEGIONNEWS.COM – Setelah kondusif, pedagang mulai nyaman berdagang, segala fasilitas umum di pasar telah di benahi dengan baik oleh Pengelola. Kenapa ada lagi masalah??? Kenapa baru sekarang di persoalkan pengambilalihan kepengelolaan dengan adanya pemutusan sepihak?
Kasihan kami pedagang pasar butung, kami mau nyaman berjualan, mendekati bulan suci Ramadhan saatnyalah kami memanen hasil jualan. Kami mengutuk keras Pemerintah Kota Makassar jika membuat kekisruhan, kalau ada masalah dengan pengelola silahkan di bicarakan secara baik-baik, ataukah silahkan ambil jalur hukum. Jangan jadikan pasar butung sebagai ring tinju.
Kami sangat keberatan jika ada keributan dalam menyambut bulan suci ramadhan. Apakah Walikota Makassar nantinya mau bertanggung jawab nantinya jika ada keributan pada saat memaksakan masuk mengelola di pasar butung.???
Sengketa pengelola pasar butung kami anggap sudah selesai, karena sudah di eksekusi oleh pihak juru sita Pengadilan Negeri Makassar pada bulan Agustus 2024.
Kami minta Bapak Walikota Makassar bertanggung jawab jika ada terjadi keributan dan jika sampai ada korban jiwa. Kami dari Asosiasi Pedagang Pasar Butung Kota Makassar mendengar informasi jika ada pengambilalihan paksa nantinya di tanggal 28/Januari/2026. Kami minta Bapak Walikota Makassar bertanggung jawab jika terjadi konflik besar dan ada korban jiwa.
Kami mau berjualan dengan nyaman, jangan jadikan pasar butung sebagai arena tinju, tolong jangan rugikan kami ini pedagang berjualan, dan tolong berikan citra positif terhadap pasar butung. Pengelola saat ini sementara gencar-gencarnya membenahi pasar butung. Banyak fasilitas telah di benahi termasuk di lantai belasement sampai pada lantai 4 sudah dingin, kami pedagang tidak kepanasan lagi.
























