KPID Sulsel Anugerahi Iwan Taruna Tokoh Penyiaran, ini Rekam Jejaknya Jadi Jurnalistik

0
FOTO: Iwan Taruna mendapatkan Anugerah KPID Awards Sulsel 2025 sebagai Tokoh Penyiaran. Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Awards Sulawesi Selatan (Sulsel) digelar di Ballroom Teater Menara Phinisi UNM, Kota Makassar, Senin (15/12/2025).
FOTO: Iwan Taruna mendapatkan Anugerah KPID Awards Sulsel 2025 sebagai Tokoh Penyiaran. Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Awards Sulawesi Selatan (Sulsel) digelar di Ballroom Teater Menara Phinisi UNM, Kota Makassar, Senin (15/12/2025).

LEGIONNEWS.COM – MAKASSAR, Iwan Taruna mendapatkan Anugerah KPID Awards Sulsel 2025 sebagai Tokoh Penyiaran.

Penyerahan anugerah tersebut oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Awards Sulawesi Selatan (Sulsel) digelar di Ballroom Teater Menara Phinisi UNM, Kota Makassar, Senin (15/12/2025).

KPID Awards Sulsel 2025 merupakan ajang penghargaan kepada sejumlah lembaga dan insan penyiaran.

Berprofesi sebagai seorang jurnalis telah menjadi cita-citanya sejak masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama di Watampone.

Iwan Taruna, Belajar secara otodidak kerja-kerja jurnalistik demi menerbitkan majalah dinding pertama sekolah waktu itu.

Saat mendaftar kuliah di Universitas Hasanuddin Makassar, tak heran ia memilih Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas FISIP, di kampus tersebut pada tahun 1996.

Di tahun itu, ia bergabung di Koran Kampus Identitas Unhas sebagai reporter dan bagian periklanan.

Tahun 1997, ia diterima di program Liputan 6 SCTV dan mulai mengembangkan karier di dunia penyiaran sebagai kameramen dan reporter.

Tahun 2004, sebuah peristiwa besar mengguncang Nusantara selama beberapa pekan.

Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar diserbu aparat kepolisian secara brutal yang melukai puluhan mahasiswa.

Aksi unjuk rasa yang awalnya damai berubah menjadi bentrokan fisik antara mahasiswa dan aparat kepolisian yang mengamankan lokasi di sekitar kampus.

SCTV, melalui program berita unggulannya Liputan 6, secara aktif meliput dan memberitakan insiden tersebut, dan ia menjadi salah satu jurnalis yang terlibat langsung dalam peliputan kala itu.

Materi peristiwa tersebut masuk dalam lima besar liputan terbaik Asia.

Ia kemudian ditugaskan sebagai Asisten Produser Daerah dan Program Kriminalitas di Liputan 6 selama hampir satu tahun. Tak hanya itu, materi peristiwa kebrutalan kepolisian ini juga kembali masuk dalam lima besar liputan terbaik Asia.

Suara dan tagline liputannya yang hangat dan khas kala itu,
“Iwan Taruna melaporkan dari Makassar.”

Atas dedikasi dan pengabdiannya di bidang jurnalistik penyiaran, KPID Sulawesi Selatan dengan bangga menganugerahkan Tokoh Penyiaran Tahun 2025 kepada Saudara Iwan Taruna. (*)

Advertisement